Dampingi PlasticPay di RCWGF Vol2, Yesika Katarina Jelaskan Cara Kurangi Limbah Plastik
Putri Pariwisata Nusantara Intelegensia 2023 sekaligus Plasticpay Ambassador Partnership, Yesika Katarina, mendampingi PT PlasticPay Teknologi Daurulang dalam Responsible Consumption Working Group Forum Vol.2 (RCWGF) di Menara Astra, Kamis (11/7/2024).
Yesika menjelaskan, RCWGF Vol.2 membahas mengenai Innovative Environmental Solutions for Sustainable Waste, Water, and Biodiversity Management, di mana mencakup berbagai aspek penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan, salah satunya adalah pentingnya inovasi dalam pengelolaan limbah.
“Contoh solusi termasuk teknologi daur ulang yang lebih efektif seperti program yang dilaksanakan Plasticpay. Sampah plastik yang terkumpul akan ditukarkan menjadi Plasticpay Poin, kemudian didaur ulang lalu mengubahnya menjadi butiran, Recycled Polyester Staple Fiber (“Re-PSF”), benang dan kain. Hasilnya adalah Eco-friendly fiber dan kain daur ulang yang memenuhi semua standar kualitas tinggi yang dapat digunakan untuk bantal, boneka, tempat tidur, karpet, furniture, interior otomotif dan produk non-woven / woven,” ucapnya.
Sementara itu, Plasticpay sendiri adalah program yang mengajak masyarakat untuk aktif dalam menjaga lingkungan dengan cara mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

Ada beberapa cara untuk menjaga lingkungan melalui program Plasticpay, seperti beralih menggunakan kantong belanja reusable, penggunaan botol minum dan alat makan yang bisa dipakai berulang, maupun mendaur ulang limbah plastik.
“Menjaga lingkungan sangat penting karena lingkungan yang sehat mendukung kehidupan semua makhluk di bumi, termasuk manusia. Ini mencakup menjaga keanekaragaman hayati, menjaga sumber daya alam, serta mengurangi dampak negatif seperti polusi dan perubahan iklim untuk keberlanjutan generasi mendatang,” jelasnya.
Adapun cara lainnya adalah dengan melakukan edukasi kepada masyarakat terkait dampak negatif plastik sekali pakai dan cara mengurangi penggunaannya, ikut berpartisipasi dalam kegiatan lingkungan, mendukung kebijakan publik yang membatasi penggunaan plastik sekali pakai, serta mendorong produsen menggunakan bahan ramah lingkungan.
“Melalui upaya-upaya ini, program PlasticPay tidak hanya membantu mengurangi masalah sampah plastik, tetapi juga mengedukasi dan mendorong kesadaran tentang pentingnya menjaga lingkungan bagi keberlangsungan hidup kita di masa depan,” kata Putri binaan Yayasan El John Indonesia.

Ke depannya, Yesika akan melakukan kolaborasi dengan stakeholders terkait termasuk Yayasan El John Indonesia untuk melakukan kampanye peduli lingkungan.
“Ajakan kepada masyarakat untuk menciptakan solusi inovatif dalam pengelolaan limbah, air, dan keanekaragaman hayati yang berkelanjutan bisa dimulai dari langkah-langkah sederhana seperti pengurangan penggunaan plastik, mengelompokkan sampah organik dan non organik di rumah, menghemat penggunaan air, melakukan penghijauan di lingkungan sekitar, hingga pemanfaatan energi terbarukan,” ujarnya.
“Dengan memulai dari langkah-langkah sederhana ini, kita dapat memberdayakan masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan sekitar mereka dengan cara yang berkelanjutan dan berdampak positif dalam jangka panjang,” tambahnya.
