Dara Khairunnisa Maknai Hari Kartini, Finalist Miss Tourism Universe 2026 Angkat Suara Perempuan

0
Bulan Mei nanti, @darakhns Akan Menuju Miss Tourism Universe @miss.tourismuniverse cerita ini a

El John News, Jakarta – Dalam semangat memperingati Hari Kartini, sosok perempuan muda kembali menunjukkan perannya dalam melanjutkan nilai perjuangan emansipasi. Dara Khairunnisa, Finalist Miss Tourism Universe 2026, turut memaknai momen ini sebagai refleksi sekaligus langkah nyata dalam menginspirasi perempuan Indonesia masa kini. Sebagai bagian dari ajang nasional yang diselenggarakan oleh El John Pageants bersama Yayasan El John Indonesia, Dara membawa semangat Kartini melalui advokasi dan pemikirannya.

Bagi Dara, Hari Kartini bukan sekadar peringatan historis, melainkan simbol keberanian perempuan untuk bermimpi dan bersuara. “Hari Kartini bagi saya adalah simbol keberanian untuk bermimpi dan bersuara. Ini bukan hanya tentang mengenang sejarah, tetapi tentang melanjutkan perjuangan bagaimana perempuan hari ini bisa menjadi pencerita bagi dirinya sendiri,” ungkapnya. Ia menekankan pentingnya perempuan dalam menentukan arah hidup serta memberikan makna bagi lingkungannya.

Inspirasi terbesar Dara tentu datang dari Raden Ajeng Kartini. Ia mengagumi keberanian Kartini dalam menyuarakan pemikiran melalui tulisan. “Kartini adalah bukti bahwa cerita memiliki kekuatan untuk mengubah perspektif dan membuka jalan,” jelasnya. Nilai inilah yang ia bawa dalam advokasinya, bahwa setiap cerita, sekecil apa pun, mampu menjadi jembatan perubahan.

Melihat kondisi perempuan saat ini, Dara menilai bahwa kemajuan memang sudah terjadi, namun perjuangan belum sepenuhnya selesai. “Perempuan saat ini sudah berada di titik yang jauh lebih maju, namun kemerdekaan sejati bukan hanya tentang akses, tetapi juga kebebasan untuk didengar dan dihargai,” tuturnya. Ia percaya masih ada ruang yang perlu diperjuangkan oleh perempuan masa kini.

Sebagai finalis dan putri binaan Yayasan El John Indonesia, Dara mengekspresikan perannya melalui advokasi wisata berbasis cerita. Ia aktif mengangkat kisah-kisah lokal sebagai identitas dan kekuatan daerah. “Saya percaya perempuan muda bisa menjadi storyteller yang bukan hanya menjaga budaya, tetapi juga menghidupkannya kembali agar relevan,” katanya. Baginya, peran perempuan tidak hanya sebagai pelestari, tetapi juga penggerak budaya.

Dalam kehidupan sehari-hari, Dara memulai dukungan terhadap sesama perempuan dari hal sederhana. Ia percaya pentingnya saling mendengarkan tanpa menghakimi serta memberi ruang bagi perempuan lain untuk berkembang. “Ketika satu perempuan bercerita, perempuan lain akan merasa tidak sendirian,” ujarnya.

Menutup refleksinya di Hari Kartini, Dara menyampaikan harapannya bagi perempuan Indonesia ke depan. Ia ingin perempuan terus berani menuliskan cerita mereka sendiri tanpa rasa takut. “Ketika perempuan berani bersuara, mereka tidak hanya mengubah hidupnya, tetapi juga menginspirasi banyak cerita lainnya,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *