Delameta Bilano dan Mobil Anak Bangsa Siap Berkolaborasi Kembangkan Mobil Listrik di Indonesia
Industri otomotif listrik Indonesia memasuki babak baru. Pergerakan industri otomotif khususnya berbasis listrik punya potensi besar di Indonesia. Sebab, pelaku bisnis sektor ini sama-sama dengan mengembangkan konsep ideal namun ekonomis.
Delameta Bilano Group, perusahaan nasional yang bergerak di bidang produsen dan integrator control system siap menjajaki kerjasama dengan PT Mobil Anak Bangsa (MAB) untuk mengembangkan mobil listrik di Indonesia .
Direktur Utama Delameta Bilano Ir. T Bayu Wicaksono mengapresiasi kesediaan jajaran direksi PT Mobil Anak Bangsa (MAB) yang dipimpin Direktur Utama MAB MayJen TNI (Purn.) Leonard ketika berkunjung ke kantor MAB di Jakarta, Kamis (16/01/2020).
“Kami dari Delameta Bilano merasa sangat senang diterima berkunjung dan bersilaturahmi dengan jajaran direksi MAB, sambil menjajaki beberapa peluang kerjasama ke depan, kami ingin berkontribusi dalam pengembangan mobil listrik di Indonesia,” ujar Bayu Wicaksono.
Perusahaan nasional yang berusia 29 tahun ini memiliki visi dan misi menjadi perusahaan industri kebanggaan nasional yang terkemuka di regional dan menjadi perusahaan yang mengedepankan riset dalam negeri yang mampu menciptakan produk unggulan bangsa yang berdaya saing di pasar nasional maupun global serta mengedepankan nilai-nilai kolaborasi dan sinergi.
Bayu menjelaskan, Delameta Bilano juga menampilkan produk-produk inovasi seperti palang lajur otomatis, E-payment, sistem pembacaan plat nomor otomatis, intelijen traffic commander center, intelijen parking sistem
Perusahaan ini juga mengantongi ijin Payment Gateway dari Bank Indonesia untuk mengelola transaksi cashless di 19 ruas tol di Indonesia termasuk mendukung ruas Tol di Ibukota baru Balikpapan-Samarinda, & juga lintas ekosistem transportasi seperti Pelabuhan Utama Tanjung Priok, Transjakarta, Kargo Bandara Soekarno-Hatta Int Airport.

Sementara itu, Direktur Utama PT MAB MayJend TNI (Purn) Leonard mengatakan, MAB digagas dan didirikan dengan fokus bergerak dalam rekayasa mobil listrik sebagai mobil transportasi umum di Indonesia.
“Mobil listrik MAB adalah solusi terhadap angkutan kota yang tidak ramah lingkungan dan kami berharap dapat mendukung upaya pemerintah mengurangi polusi udara,” kata Leonard.
Lanjut Leonard, mengajak PT Delameta Bilano untuk berkolaborasi bersama-sama dalam menjawab perkembangan teknologi transportasi ke depan.
“Kita siap bekerjasama, berkolaborasi dengan Delameta, apa saja yang bisa kita kolaborasikan akan kita diskusikan lebih lanjut dalam pertemuan berikutnya,” pungkasnya.
Leonard mengungkapkan, agar pemerintah semakin cepat memacu pengembangan industri mobil listrik di Tanah Air supaya lebih cepat berkembang.
“Kami sudah menjual produksi bis listrik perdana ke PT Payton dan sedang memproduksi banyak bis listrik untuk memenuhi order PPD untuk kebutuhan angkutan kota,” tandasnya.
