Demi Percepat Pengiriman Barang, Bukalapak Gandeng Lion Air

Bukalapak selaku online marketplace yang ada di Indonesia, telah menjalin kemitraan strategis dengan Lion Air Group, melalui solusi logistik yaitu Lion Parcel. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat waktu pengiriman barang ke 492 kota di 34 provinsi hingga dua kali lebih cepat.
Presiden dan Co-Founder Bukalapak Fajrin Rasyid mengungkapkan, kerjasama ini bertujuan untuk mengatasi masalah pengiriman barang antar pulau, terutama untuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang bertindak sebagai pelapak, dan juga konsumen yang berada di seluruh pelosok Indonesia.
“Dengan dibukanya jalur khusus melalui Lion Parcel, pengiriman barang di Bukalapak dijamin dua kali lebih cepat dibandingkan jasa pengiriman lain untuk 30 rute pengiriman antar pulau ke berbagai kota di Indonesia,” kata Fajrin, dalam acara peresmian kerjasama kedua belah pihak di Hanggar Lion Air Group di Batam, Sabtu, (5/10/2019).

Menurut Fajrin, dipilihnya Lion Parcel sebagai partner logistik dikarenakan Lion Parcel dinilai mampu memenuhi ekspektasi perusahaan, dalam hal pengiriman barang lebih cepat. Lion Parcel juga diperkirakan mampu menunjukkan performa yang signifikan, dalam kecepatan proses pengiriman barang.
Selain itu, Lion Parcel juga memiliki cakupan coverage yang luas di Indonesia, mereka memiliki 230 armada pesawat, dan 210 rute penerbangan antar pulau di Indonesia.
“Ide soal kecepatan dalam hal proses pengiriman barang disambut baik oleh Lion Parcel. Bahkan sebelum peresmian kerjasama ini, kami sudah melakukan ujicoba, time rate-nya sudah mencapai 90%. Jadi, kami yakin, bahwa ke depannya, sejalan dengan improvement yang terus kami lakukan, bukan hanya dua kali lebih cepat, tetapi mungkin empat kali lebih cepat dibandingkan dengan yang lain,” ujar Fajrin.
Fajrin juga menambahkan, pihaknya akan terus berinovasi untuk memenuhi kebutuhan pelanggan baik itu pembeli maupun UMKM. Salah satu inovasi tersebut, yaitu melalui kerjasama dengan Lion Parcel, para pelapak yang hendak mengirim barang ke konsumen, tidak perlu lagi mendatangi agen logistik, tetapi Lion Parcel akan mendata lalu menjemput kiriman dari para pelapak.
“Ada juga layanan penjemputan di mana, kalau misalkan dulu, UMKM kalau mau ngirim barang, dia harus datang ke agen. Sedangkan Lion Parcel mau untuk menjemput. Jadi, pick up barang dari lokasi UMKM itu sendiri. Sehingga itu memudahkan mereka. Itu salah satu inovasi yang kita lakukan,” jelas Fajrin.
