Di Kontes Miss Tourism International 2022/2023, Dita Zulaika Akan Perkenalkan Desa Wisata Perlang Bangka Belitung

0
WhatsApp Image 2022-11-02 at 16.58.01 (5) (2)

Tidak lama lagi, Miss Tourism International Indonesia 2021 Dita Zulaika akan bertolak ke Malaysia untuk mengikuti pemilihan Miss Tourism International 2022-2023. Ada beberapa tugas yang akan dijalani Wanita cantik kelahiran Pangkalpinang ini di kontes bergengsi tersebut, di antaranya  mempromosikan desa wisata yang ada di Indonesia.

Menurut Dita, desa wisata merupakan objek wisata yang memiliki daya tarik berbeda dengan objek wisata lainnya. Di desa wisata, wisatawan tidak hanya sekedar menikmati keindahan alamnya, namun dapat merasakan kehidupan warga di desa tersebut yang kental akan tradisi adat istiadatnya, termasuk mencicipi kuliner-kuliner khas daerah.

“Berkunjung ke desa wisata, wisatawan dapat bersinggungan langsung dengan masyarakat sekitar dan mengetahui kearifan lokal di desa tersebut. Nah ini yang menjadi experience dan momen yang luar biasa yang bisa didapatkan oleh wisatawan,” kata Dita saat diwawancarai tim liputan EL JOHN Media.

Desa wisata yang akan diperkenalkan Dita adalah Desa Wisata Perlang yang terletak di Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Desa Wisata ini, sukses meraih juara tiga kategori digital dan kreatif dalam kompetisi Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022.

Desa Perlang dengan luas wilayah luas wilayah 1,4431 Ha atau 26,43% dari luas Kecamatan Lubuk Besar ini  awalnya adalah kawasan eks pertambangan, namun kini telah berubah menjadi desa perintisan wisata halal. Dan, Desa Perlang juga  desa pertama di Indonesia sebagai Desa Halal.

Dita sangat tertarik untuk memperkenalkan Desa Wisata Perlang di Pemilihan Miss Tourism International 2022,   karena tekad kuat masyarakat Desa Perlang yang didukung Pemerintah Daerah berhasil  menyulap  area pertambangan menjadi daya tarik wisata.

“Desa wisata ini,  dari pasca tambang timah  akhirnya kita kelola, kita percantik lagi menjadi suatu destinasi wisata. Ini menjadi  salah satu contoh bahwa pertambangan bisa disinergikan dengan pariwisata dan juga  inovasi yang dilakukan masyarakat untuk menjadikan des aini menjadi desa yang dapat menggerakan perekonomian daerah, yakni dengan dijadikan objek wisata,” ujar Putri binaan Yayasan EL JOHN Indonesia ini.

Desa Wisata Perlang memiliki sejumlah keindahan alam yang tidak dimiliki desa wisata lainya, diantaranya Danau Pading.  Danau ini sebelumnya,  merupakan lahan bekas penambangan pasir timah yang membentuk  kawah seperti danau seluas dengan hamparan pasir yang ada di sekelilingnya. Kejernihan air Danau Pading dapat dilihat dengan berkeliling mengarungi sepanjang perairan Danau Pading dengan menggunakan perahu yang disewakan di pinggiran danau.

Selain keindahan alamnya, Desa Wisata Perlang juga menyimpan tradisi budaya yang patut untuk dirasakan secara langsung, salah satunya  Nganggung. Nganggung adalah salah satu tradisi yang hadir di masyarakat Melayu Bangka Belitung, khususnya di Pulau Bangka. Tradisi ini akhirnya menjadi sebuah adat yang terus dijaga dan dilestarikan oleh masyarakat.

Dalam prosesi Nganggung ini, masyarakat merayakan dengan  membawa makanan dari masing-masing rumah penduduk menuju ke satu tempat pertemuan besar, biasanya berupa Masjid, Surau, Langgar, atau Lapangan pada waktu-waktu tertentu di dalam Agama Islam, seperti Maulid Nabi Muhammad SAW, Nisfu Sya’ban, Muharram, serta selepas shalat Idul Fitri dan Idul Adha.

Keindahan Desa Wisata Perlang dan tradisi budayanya  membuat Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, untuk berkunjung, beberapa waktu lalu. Saat itu, Dita turut mendampingi kunjungan Menparekraf selama berada di Desa Wisata Perlang.

Pada kunjungannya ini, Menparekraf memberikan apresiasi dan bangga kepada masyarakat Bangka Belitung yang memiliki ide cemerlang untuk menjadikan  Desa Perlang sebagai desa yang menyimpan keindahan alam yang luar biasa. Orang nomor satu di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) itu, berharap inovasi tidak terhenti  tetapi terus dilahirkan untuk kemajuan Desa Perlang dan kesejahteraan masyarakatnya.

Promosi Desa Wisata Perlang yang akan dilakukan Dita yakni dengan menceritakan keindahan  Indonesia kepada para finalis Miss Tourism International 2022/2023. Tak hanya kepada finalis kepada penonton, Dita juga akan bercerita tentang potensi pariwisata yang di Indonesia.

“Dita menyuarakan Indonesia di atas panggung, menyuarakan tentang  Indonesia sebagai miniatur dunia,  apapun bisa didapatkan di Indonesia, apapun bisa dicari di Indonesia, semuanya ada di Indonesia, sehingga dapat menjadi pemicu bagi masyarakat internasional untuk datang ke Indonesia,” tutur Dita.

Pemilihan Miss Tourism International 2022-2023 akan berlangsung pada tanggal 17 hingga 27 November 2022 di Raia Hotel & Convention Centre Kuching, Malaysia. Pada tanggal itu, para finalis akan mengikuti masa karantina dengan berbagai kegiatan yang telah disiapkan oleh panitia. Untuk grand finalnya akan diselenggarakan pada tanggal 25 November 2022.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *