Di Usia 52 Tahun, STP Trisakti Akan Perkuat SDM Pariwisata Yang Unggul dan Berdaya Saing
Pada tanggal 2 Juni 2021, usia STP (Sekolah Tinggi Pariwisata) Trisakti genap berusia 52 tahun. Usia yang tidak muda lagi bagi sebuah Perguruan Tinggi. Peribahasa tua-tua keladi makin tua makin jadi, sepertinya pantas dinobatkan kepada STP Trisakti.
Kenapa demikian, karena institusi pendidikan pariwisata yang berada dibawah naungan Yayasan Trisakti Ini sudah banyak berkontribusi di sektor pariwisata nasional hingga meraih segudang anugerah, yakni anugerah Adikarya Wisata baik tingkat Nasional maupun Provinsi pada tahun 1994, 1997, 2004, dan 2019.
Selain karya wisata, Perguruan Tinggi ini juga menyabet penghargaan untuk kelembagaan, yaitu penghargaan SNI Award Kategori Perusahaan/Organisasi Menengah Jasa pada tahun 2013. Satu tahun kemudian, pada tahun 2014, STP Trisakti menerima penghargaan The Most Popular MICE Industry kategori University in MICE Majoring.
Berlanjut di tahun 2020, STP Trisakti membuktikan dirinya sebagai perguruan tinggi yang memiliki dosen terbanyak dengan berbagai jabatan akademik maupun sertifikasi. Atas kemampuannya itu, STP Trisakti mendapat peringkat dua sebagai perguruan tinggi swasta dengan persentase jabatan akademik dosen terbanyak dan sertifikasi pendidik dosen terbanyak.
Masih di tahun yang sama, tahun 2022, STP Trisakti menduduki peringkat tiga sebagai Perguruan Tinggi Swasta Top 3 Skor Kinerja Penelitian Tertinggi dan mendapat Skor Tertinggi Klasterisasi Perguruan Tinggi Kategori Sekolah Tinggi di Lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III tahun 2020.
Terbaru, perguruan tinggi yang berlokasi di Jln. IKPN Bintaro No.1,Bintaro Jakarta Selatan itu pada tahun 2021 ini meraih Akreditasi Perguruan Tinggi dengan akreditasi Unggul sekaligus mempredikatkan perguruan tinggi ini, sebagai perguruan tinggi pariwisata pertama dan satu-satunya di Indonesia dengan akreditasi tersebut.
Anugerah-anugerah tersebut justru dijadikan STP Trisakti sebagai cambuk untuk terus berkarya dan mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) pariwisata yang berkualitas dan mampu bersaing di dunia. Tekad STP Trisakti untuk terus mencetak SDM Pariwisata menjadi tema Dies Natalis tahun ini yakni “Memperkuat SDM Pariwisata Berkarakter Unggul dan Berdaya Saing dengan tagline Unggul untuk Pariwisata Indonesia”.
“Dengan akreditasi ini diharapkan STP Trisakti dapat terus maju dan berkembang menciptakan SDM Pariwisata yang Unggul, berkualitas, kreatif, Inovatif, dan terus memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat,” ujar Ketua STP Trisakti Fetty Asmaniati dalam sesi jumpa pers pada acara Syukuran Dies ke-52 STP Trisakti in yang dilangsungkan secara hybrid (online dan offline). Untuk acara offlinenya digelar di Gedung STP Trisakti, Bintaro, Jakarta Selatan, Rabu (2/6/2021).
Pada acara syukuran ini, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengucapkan selamat merayakan Dies Natalis ke-52 untuk STP Trisakti. Ucapan ini disampaikan orang nomor satu di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) itu secara virtual dari Desa Cibuntu, Kecamatan Pasawahan, Kuningan, Jawa Barat. Desa tersebut merupakan salah satu dari 12 desa wisata yang menjadi binaan STP Trisakti.
Saya berharap di usia yang melewati setengah abad ini, semoga STP Trisakti dapat menjadi perguruan tinggi pariwisata yang unggul dan dapat bersaing di kancah internasional. Terus maju dan berkembang dalam menciptakan SDM Pariwisata berkualitas, kreatif, inovatif, adaptif serta terus memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat,” ucap Menparekraf.
Sementara itu Ketua Umum Yayasan Trisakti, Dr Bimo Prakoso mengucapkan terima kasih kepada seluruh Civitas STP Trisakti yang telah bekerja keras dan solid untuk membawa Perguruan Tinggi ini meraih predikat “Unggul”.
Selain Menparekraf, ucapan selamat Dies Natalis ke-52 juga disampaikan Ketua MPR-RI Bambang Soesatyo melalui virtual. Pria yang akrab disapa Bamsoet ini mengatakan bahwa Indonesia juga sebagai negara terdampak Pandemi Covid -19, sehingga melumpuhkan semua sektor, termasuk Sektor Pariwisata termasuk turunannya, seperti Perhotelan, Restoran, Perjalanan Wisata dan Ekonomi kecil, namun kita harus tetap optimis, karena sektor Pariwisata merupakan sektor yang berkembang pesat, dimana dari data, devisa 2019 melampaui 20 milyar dolar, merupakan jumlah yang luar biasa, untuk itu kita berharap agar Pemerintah menyadari hal ini, sehingga sektor pariwisata nantinya menjadi prioritas dalam pemulihan nasional, karena selama ini Indonesia merupakan tujuan wisata Favorit bagi Wisatawan Mancanegara.
“Untuk itu Pendidikan Pariwisata juga perlu ditumbuhkembangkan dalam sistem pendidikan, dalam pendidikan kualitas termasuk aspek Sumber Daya Manusia, guna mendorong recoveri ekonomi, saya yakin kedepan sektor pariwisata akan semakin besar, karena ini menjadi industry terbesar di dunia dan di Indonesia, tegasnya.
Sementara itu Ketua Umum Yayasan Trisakti, Dr Bimo Prakoso berharap kedepan kerja keras tetap ditanamkan sehingga perjuangan bersama untuk menjadikan STP Trisakti sebagai Institut Pariwisata Trisakti dapat tercapai.
“Yayasan Trisakti akan mendukung perubahan-perubahan yang dibutuhkan, ini perlu persiapan dan kerja keras yang sudah terbangun harus ditingkatkan, sekali lagi atas nama Yayasan saya mengucapkan selamat atas upaya yang telah diraih, kita yakin bangsa ini bisa keluar dari ancaman Covid 19, sehingga bangsa ini kembali bisa membangun kepariwisataan di seluruh wilayah Indonesia, dan STP Trisakti bisa mempertahankan status unggul tersebut,” tegas Bimo.
Acara Syukuran Dies Natalis ke-52 ini, juga digelar Talkshow dan penandatanganan kerjasama secara langsung antara STP Trisakti dengan Camat Ciomas Kabupaten Bogor, Kepala Desa Ciapus Kecamatan Ciomas, Ketua Aliansi Asosiasi Kuliner Indonesia, Ketua Anggrek karya Cacat Berkreasi. Dan juga penandatangan kerjasama secara daring dengan 12 Kepala Desa di Kabupaten Kuningan jawa Barat.
Peringatan Dies Natalis bukan hanya digelar dengan konsep syukuran saja, namun ada berbagai kegiatan lain yang dilangsungkan seperti Webinar Nasional dan Internasional, Kompetisi Internal dan Internasional, Ziarah Tabur Bunga ke makam Proklamator Mohammad Hatta, Pendiri STP Trisakti Bapak Mulyatno Sindhudarmoko, dan ibu Maryam Mihardjo, Bakti sosial, dan Temu Alumni serta acara syukuran yang dilaksanakan tepat pada tanggal 2 Juni 2021.
