Dikunjungi Presiden Jokowi, Hyundai Akan Berinvestasi 1,5 Miliar Dollar AS di Indonesia

0
WhatsApp Image 2019-11-26 at 23.01.42 (3)

Kunjungan ke Pabrik Hiyundai Motor Company (HMC di Kota Ulsan, Korea Selatan,menjadi salah satu agenda Presiden Joko Widodo (Jokowi) selama berada di Korea Selatan.  Kunjungan ke salah satu perusahaan  raksasa produsen mobil di Korea Selatan itu, usai Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN-Republic of Korea (ROK), Selasa (26/11/2019).

Mendampingi Presiden Jokowi dalam kunjungan tersebut yakni Ibu Negaa Iriana Joko Widodo, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Mensesneg Pratikno, Menlu Retno Marsudi, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, dan Dubes RI di Korsel Umar Hadi.

Kedatangan Presiden bersama rombongan disambuit langsung .oleh Executive Vice Chairman Hyundai Motor Company, Chung Eui-sun.  Selama kunjungannya, Presiden berkesempatan menyaksikan video membangun  tentang rencana pembangunan pabrik Hyundai di Indonesia dan menyaksikan penandatanganan Nota Kesepahaman antara pemerintah RI dengan Hyundai Motor Company.

Kepala BKPM Bahlil Lahadahlia kepada wartawan mengatakan, Hyundai akan melakukan investasi di Indonesia dengan membangun pabrik degan investasi kurang lebih sekitar 1,5 miliar dollar AS. Tahap pertama kurang lebih sekitar 700 juta dollar AS.

“Semua perizinan itu sudah komplet, dan tahap pertama ini mereka akan running di 2020 bulan Januari sudah jalan, begitu. Dan diharapkan 1 tahun produksi bisa mencapai 250 ribu unit,” kata Bahlil.

Menurutnya, nantinya investasi yang dilakukan Hyundai di Indonesia bisa memberikan nilai tambah yang besar untuk perekonomian Indonesia, seperti penyerapan 3.500 tenaga kerja dan pengembangan pusat pelatihan, penelitian, serta pengembangan mobil listrik.

 

Agar manfaat tersebut bisa didapat lebih maksimal, Bahlil mengatakan, ia akan meminta kepada pihak Hyundai agar dalam berproduksi, mereka memaksimalkan penggunaan bahan baku dari Indonesia dan bekerjasama dengan pengusaha lokal.

“Seperti menggunakan bahan baterai dari Morowali, ban dan karet dari dalam negeri, sehingga nantinya semua mobil listrik yang di produksi di Indonesia menggunakan bahan dari dalam negeri,” kata Bahlil.

Dengan jumlah produksi sebanyak itu, menurut Bahlil, Indonesia akan dijadikan sebagai sekarang kemarin kantor utama Hyundai di luar Kores. Saat ini kantor tersebut ada di Malaysia tapi sekarang mereka mau giring masuk ke Indonesia. Mengenai lokasi pabrik yang akan dibangun, Kepala BKPM Bahlil Lahadahlia hanya menyebut Jawa Barat.

Selesai meninjau pabrik HMC, Presiden Jokowi dan Ibu Iriana menuju Gimhae Air Force Base, Busan, untuk kemudian lepas landas kembali ke Indonesia..

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *