Dinas Pertamanan dan Kebersihan Kota Medan Lakukan Peratawan Pohon di Jalan Utama
Lebaran sebentar lagi hadir, dan kota Medan pun pada hari ini (13/6) sudah mulai ramai kedatangan para perantau yang bermudik kembali ke Medan sebagai kampung halamannya. Jumlah yang tak sedikit juga, yaitu wisatawan baik wisatawan nusantara maupun mancanegara yang hanya sekedar ingin datang ke Medan menikmati suasana Lebaran di ibukota Sumatera Utara ini.
Dan kini, memasuki H-2 menyambut hari kemenangan Idul Fitri 1439 Hijriyah yang diperkirakan akan jatuh pada hari Jumat (15/6) mendatang, Dinas Pertamanan dan Kebersihan Kota Medan pun telah mulai membenahi infrastruktur. Seperti membersihkan ranting-ranting pepohonan di jalan yang mengganggu cahaya lampu untuk penerangan di jalan-jalan inti Kota Medan.
Salah seorang pegawai dari Dinas Pertamanan dan Kebersihan Kota Medan, R.A. Erlangga mengatakan bahwa hal ini dilakukan guna memberikan kenyaman bagi para pengendara yang akan berlalu lalang melewati Jalan di Kota Medan. Dinas Pertamanan dan Kebersihan Kota Medan, membersihkan beberapa ranting-ranting pohon yang dianggap mengganggu cahaya lampu penerangan jalan.
“Kita tadi ada memotong sekitar 20 lebih pohon, yang ranting-ranting pohonnya dianggap menggangu cahaya penerangan lampu jalan,” kata Erlangga saat ditemui Eljohnnews.com, pada hari Rabu (13/6).
Beberapa wilayah yang dilakukan perawatan ranting pohon ini antara lain Jalan Sudirman dan Jalan Diponegoro.Dikaui Erlangga, bahwa dia bersama timnya masih akan melakukan perawatan pohon di beberapa titik lagi pada hari ini.
“Sekitar 20 pohon yang dipotong rantingnya agar tidak menggangu cahaya lampu jalan itu, berada seputaran Jalan Diponegoro dan Jalan Sudirman,” sambungnya.
Lebih lanjut, Erlangga menjelaskan bahwa hal ini dilakukan agar beberapa pohon-pohon yang rantingnya dianggap mengganggu penerangan lampu dari tiang-tiang lampu, yang letaknya bersebelahan dengan pohon, bisa kembali seperti semula fungsinya.
Jadi ranting yang sempat menutupi cahaya lampu, dibersihkan agar lampu penerangan jalan hidupnya lebih baik. Sehingga sewaktu malam lampu hidup cahayanya terang, tidak terganggu lagi dengan ranting-ranting pohon yang menutupi.
“Hal ini juga guna menghindari begal beraksi. Karena cenderung selama ini begal beraksi ditempat-tempat yang sepi dan kurang penerangan cahaya lampu jalan,” jelas Erlangga.
