Dinobatkan Sebagai Duta Desa Wisata oleh Kemenko Marves, Lima Besar P3N 2021 Siap Kembangkan Desa Wisata

0
IMG_7882

Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi (Kemenko Marves) menobatkan lima besar Putra Putri Pariwisata Nusantara (P3N) 2021 sebagai Duta Desa Wisata. Penobatan ini, dilakukan saat acara peluncuran  Buku Pedoman Desa Wisata di Tangerang, Banten,  pada 4 Juni 2021.

Para lima besar Putra Putri Pariwisata Nusantara 2021  yakni untuk Putra,  Galih Yoga Saputro dari Banten (Putra Pariwisata Nusantara 2021), Muhammad Raihan Habibi dari Jawa timur (Putra Generasi Pesona Indonesia 2021), Risky Abdullah Saidi dari Aceh (Putra Kopi Indonesia 2021), Fadhlun Munir Pauspaus dari Papua (Putra Agrowisata Indonesia 2021) dan Muhammad Riqbi dari Kalimantan Barat (Putra Anti Narkoba 2021).

Untuk Putri adalah,  Afida Salsabila Azzahra dari Jawa Timur (Putri Pariwisata Nusantara 2021), Valentiara Rambu Mbuana dari NTT (Putri Generasi 2021 Pesona Indonesia), Yokbet Merauje dari Papua (Putri Agrowisata Indonesia 2021), dan Nur Afrah Maryam Insani dari DKI Jakarta (Putri Antinarkoba 2021).

Kemenko Marves mempercayakan kepada Putra Putri binaan Yayasan EL JOHN Indonesia ini karena memiliki kemampuan, kecerdasan dan semangat dalam mengembangkan desa wisata di Indonesia.

Para lima besar  mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kemenko Marves karena atas kepercayaan yang diberikan untuk mengemban tugas  sebagai Duta Desa Wisata, seperti yang dilontarkan Nur Afrah Maryam Insani (Putri Antinarkoba 2021).

Perempuan yang akrab disapa Nami ini, mengungkapkan penobatan sebagai Duta Desa Wisata merupakan anugerah yang harus dijalani dengan sungguh-sungguh.

“Alhamdulillah bisa diberikan kepercayaan dan tanggung jawab sebagai duta desa wisata oleh Kemenko Marves yang bekerjasama dengan tujuh kementerian lainnya.  Sebuah perjalanan yang sangat mengesankan kedepannya walaupun dengan situasi pandemi seperti ini, tetapi banyak hal-hal baik kedepannya bersama delapan kementerian,” ungkap Nami saat diwawancarai tim liputan EL JOHN News, Rabu (30/6/2021).

Wanita cantik kelahiran Jakarta ini mengatakan, di tengah pandemi ini ada tiga upaya yang harus dijalani untuk mengembangkan Desa Wisata. Yang pertama, mempromosikan Desa Wisata secara gencar melalui media sosial. Kemudian yang kedua, membuat video tour Desa Wisata  dengan teknologi 360.

Video tour menggunakan teknologi 360 diyakini,  Nami dapat menarik minat masyarakat untuk menonton, pasalnya selain melihat, masyarakat dapat memutar gambar dalam video tersebut, seolah-olah penonton sedang berada di desa wisata.

“Yang ketiga adalah webinar ya, untuk memperkenalkan dulu ke anak-anak muda. Karena anak-anak muda ini biasanya kan nggak tau desa wisata itu apa sih, apalagi dengan sekarang mereka fokusnya adalah content creator, mereka hanya tau yang ada di dunia sosial media, tapi mereka belum tau program apa saja yang ada di desa wisata. Jadi penting banget untuk edukasi ataupun workshop untuk pengenalan desa wisata ini seperti apa

Hal senada juga disampaikan Muhammad Riqbi dari Kalimantan Barat (Putra Anti Narkoba 2021). Riqbi merasa bangga dapat dipercayakan menjadi Duta Desa Wisata. Bagi Riqbi, jabatan yang tidak semua orang mudah mendapatkannya. Karena itu, harus ada hasil nyata yakni dihasilkan para Duta Besar Wisata ini.

Karena Indonesia masih dilanda bencana kesehatan, maka bentuk nyata yang diwujudkan adalah mempromosikan secara gencar Desa Wisata yang dimiliki Indonesia melalui sosial media dengan melibatkan kaum milenial.

“Karena kita ketahui juga bahwa pemuda itu sangat erat hubungannya dengan media digital atau sosial media. Harapan besar dari Kemenko Marves ini kan adanya promosi yang sangat gencar dan membuat masyarakat mudah mendapatkan informasi terkait desa wisata ini,” ujar Riqbi.

Riqbi juga menyatakan kesiapannya mendukung program Desa Wisata yang diinisiasi Kemenko Marves dan tujuh Kementerian lainnya, seperti yang dijabarkan di buku Pedoman Desa Wisata. Kolaborasi Kemenko Marves dan tujuh kementerian membuktikan Desa Wisata memiliki banyak potensi untuk dikembangkan.

“Desa wisata ini tidak tertuju satu aspek saja, tetapi ada aspek lain yang sangat luar biasa dan melihat potensi-potensi yang ada di desa tersebut. Kalau melihat  itu,  sangat luar biasa pemerintah berusaha bersikeras mungkin untuk membangun Indonesia dimulai dari desa terlebih dahulu karena kita ketahui juga bahwa pembangunan itu untuk membuat negara maju itu dimulai dari pedesaan. Contohnya di beberapa negara-negara maju dan berkembang lainnya.

Komentar lainnya terkait penobatan sebagai Duta Desa Wisata datang dari Risky Abdullah Saidi (Putra Kopi Indonesia 2021). Kepada tim liputan EL JOHN News, Risky mengaku sangat berkesan dinobatkan sebagai Duta Desa Wisata. Penobatan ini menjadi pengalaman yang tak terlupakan karena ada tugas yang lebih menantang dalam mengembangkan sektor pariwisata, khususnya Desa Wisata.

Dengan penobatan sebagai Duta Wisata, Rizky berharap dapat mempermudah menjalankan kegiatan-kegiatan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) di daerah kelahirannya yakni Aceh.

“Sebenarnya aku sendiri ketua Pokdarwis di daerah aku di Aceh, sedikitnya aku sudah tau apa yang harus aku lakukan untuk Desa Wisata, seperti menyadarkan masyarakat bahwa Desa Wisata itu penting untuk dikembangkan, apalagi di desa yang memiliki potensi yang sangat besar untuk sektor pariwisatanya. Kemudian yang kita lakukan selanjutnya adalah melakukan sosialisasi kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan Desa Wisata. Kemudian kita juga bisa melakukan hal-hal yang dapat dikerjasamakan pihak pemerintah dan instansi terkait untuk mengembangkan Desa Wisata,” jelas Rizky.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *