Headline NewsPendidikan

Disertasi ‘Manajemen Reputasi di PTS Melalui Pemberdayaan Humas’ Antarkan Paula Tjatoerwidya Raih Gelar Doktor

Kepala Kantor Humas Universitas Tarumanagara (Untar) Paula Tjatoerwidya Anggarina, sukses meraih gelar doktor dalam bidang ilmu Manajemen dari Untar. Pencapaian ini diraih setelah Paula, yang juga merupakan dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Untar, berhasil mempertahankan disertasinya dengan judul “Manajemen Reputasi di Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Melalui Pemberdayaan Humas.”

Dalam sidang terbuka yang berlangsung di Auditorium Gedung M lantai 8 Untar, Jakarta Barat, pada Senin (10/06/2024), Paula menerima hasil cum laude atas disertasinya.

Sidang tersebut dipimpin oleh Rektor Untar, Prof. Dr. Ir. Agustinus Purna Irawan, M.T., M.M., IPU., Α.Ε., yang juga bertindak sebagai promotor utama. Eko Suhartanto, Ph.D., berperan sebagai promotor pendamping. Penguji disertasi terdiri dari Prof. Dr. Haris Maupa, S.E., M.Si., Prof. Dr. Muhammad Idrus TABA, S.E., M.Si., dan Dr. Dra. Fransisca Iriani Roesmala Dewi, M.Si.

Paula menjelaskan dalam paparan disertasinya, bahwa hasil dari penelitian ini  menunjukkan pemberdayaan Humas dapat menciptakan sistem manajemen reputasi yang efektif bagi PTS.

Ada lima faktor pendukung utama dalam membangun reputasi, yaitu akreditasi, kualitas lulusan, sumber daya manusia (SDM), peringkat (ranking), dan kepemimpinan. Humas, sebagai elemen penghubung antara PTS dan para pemangku kepentingan, harus memahami peran dan tugasnya serta didukung oleh saluran komunikasi dan perangkat Humas yang tepat. Selain itu, penting untuk mengantisipasi faktor-faktor negatif yang dapat berdampak pada penurunan reputasi PTS.

Paula menyatakan bahwa saat ini, humas memiliki peran yang sangat penting dalam membantu membangun reputasi perguruan tinggi. Oleh karena itu, ia berharap para pimpinan perguruan tinggi mulai memberdayakan divisi humas mereka untuk memberikan informasi yang dapat meningkatkan reputasi lembaga tersebut di mata publik.

“Saat ini, humas memiliki peran penting dalam membantu membangun reputasi PTS Oleh karenanya, diharapkan para pimpinan PTS mulai memberdayakan humasnya untuk memberikan informasi kepada masyarakat atau publik yang dapat mendongkrak reputasi perguruan tinggi tersebut,” ujar Paula.

Menurutnya, reputasi yang baik akan menjadikan PTS sebagai pilihan favorit bagi calon mahasiswa. Paula juga menekankan bahwa dengan reputasi yang terus dibangun dan diperkuat, keberlanjutan perguruan tinggi tersebut juga akan terjamin.

“Perguruan tinggi swasta yang memiliki reputasi baik akan menjadi tempat favorit bagi calon mahasiswa. Dengan reputasi yang dapat dibangun, keberlanjutan PTS itu juga akan diperoleh, karena semakin banyaknya mahasiswa artinya kehidupan perguruan tinggi yang harus membiayai sendiri untuk pengelolaan perguruan tinggi dapat terus terjadi,” jelasnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Tarumanagara (Untar), Prof. Dr. Ir. Agustinus Purna Irawan, M.T., M.M., IPU., Α.Ε., memberikan sejumlah  pesan penting kepada Paula, di antaranya menjaga kerendahan hati dan tanggung jawab yang menyertai gelar akademik tertinggi ini.

Rektor juga mengingatkan untuk terus meningkatkan jumlah publikasinya. Dengan pengalaman yang sudah dimiliki dalam publikasi ilmiah, Paula diharapkan tidak berhenti untuk terus melakukan penelitian dan berbagi hasilnya dengan rekan-rekan sejawat.

“Publikasinya harus bertambah karena sudah punya pengalaman publikasi, jadi tidak berhenti. Terus melakukan publikasi termasuk riset dan berbagi dengan teman-teman yang lain,” tambahnya.

Selain itu, Prof. Agustinus menekankan pentingnya menjaga nama baik almamater dengan terus berprestasi. Menurutnya, almamater membutuhkan kontribusi dari para doktor, untuk terus berkembang dan diakui dalam dunia akademik.

“Jaga nama baik almamater dengan terus berprestasi. Itu yang paling pokok karena almamater ini membutuhkan prestasi dari para doktor, termasuk dari Ibu Paula,” jelasnya.

Paula merupakan satu dari delapan dosen Untar  yang menjalani ujian disertasi terbuka. Secara keseluruhan, terdapat 11 orang yang mengikuti ujian ini hingga tanggal 25 Juni mendatang.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button