Dispar Bantul Berkoordinasi dengan Pihak Terkait Untuk Kembangkan Wisata Gumuk Pasir

0
Dispar Bantul Berkoordinasi dengan Pihak Terkait Untuk Kembangkan Wisata Gumuk Pasir

Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengembangkan kawasan gumuk pasir di sisi utara dari Pantai Parangtritis ke Pantai Depok.

“Kami mencoba berkoordinasi dengan para manajer, misalnya, mengenai kewenangan pengelolaan bukit pasir dan batas-batasnya untuk pengembangan kegiatan pariwisata,” kata Kepala Dinas Pariwisata, Bantul Kwintarto Heru, Sabtu (14/7).

Menurut dirinya, rencana untuk mengembangkan wisata gundukan pasir di pantai selatan Bantul merupakan upaya pemerintah daerah untuk menyatakan Bantul sebagai pariwisata internasional, karena bukit pasir memiliki potensi menjadi tujuan wisata.

Namun, dalam pengembangan bukit pasir, orang telah didesak untuk menghindari kegiatan yang dapat merusak geopark. Selain bukit pasir, Pemerintah Kabupaten akan mengembangkan makam raja-raja Mataram di Imogiri dengan meningkatkan potensi pariwisata di sekitar kompleks wisata sejarah untuk mengembangkan Bantul menjadi tujuan wisata internasional.

“Jika kita melihat karakteristik makam raja-raja Imogiri di dekatnya, ada juga makam seniman, makanan khas, dan daerah pusat batik. Tentu saja, kita bisa mengembangkannya untuk meningkatkan kunjungan wisatawan,” katanya.

Menurut dia, deklarasi Bantul Menuju Pariwisata Internasional adalah karena peningkatan kunjungan wisatawan asing ke Yogyakarta dan pengoperasian Bandara Internasional Yogyakarta di Kulon Progo pada tahun 2019. Bantul memiliki Pantai Parangtritis yang sebelumnya telah terkenal di seluruh dunia, tetapi persentase kunjungan wisatawan ke Parangtritis di Bantul kecil dibandingkan dengan Yogyakarta.

Heru melanjutkan. “Persentase wisatawan mancanegara yang bepergian ke Bantul sangat kecil. Ini ironis. Oleh karena itu, kami mencoba mengatur baik bisnis pariwisata kelembagaan dan sosialisasi penerapan` sapta pesona, `untuk menjadikannya sebagai tujuan wisata internasional,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *