BusinessEconomicFoodHeadline News

Djarot Luncurkan JakGrosir Untuk Lindungi Pedagang Dari Kartel

DKI Jakarta resmi memiliki Pusat Perkulakan yang berlokasi di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur. Jumat pagi, 8 September 2017, Pusat Perkulakan yang disebut dengan JakGrosir ini diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat.

JakGrosir yang didirikan  di atas lahan seluas 14,3 hektare. ini dibuka setiap hari mulai pukul 07.00 wib hingga pukul 22.00 wib. Di pasar yang dilengkapi dengan pendingin ruangan tersebut, tersedia berbagai jenis kebutuhan pangan, seperti beras, daging ayam, dan ratusan jenis barang lainnya.

Contohnya, daging sapi, yang harga pasarannya mencapai Rp 120.000 per kilogram, di JakGrosir, daging dijual dengan harga Rp 30.000. Selain itu telur ayam yang biasanya dijual di kisaran Rp 21.000 dijual dengan harga Rp 12.500.

Tak hanya menyediakan kebutuhan pangan, JakGrosir juga menyediakan adanya tempat penyimpanan atau cold room. Cold room yang berisi cold storage ini bertujuan untuk menyimpan berbagai jenis kebutuhan pangan agar bisa tahan lama.

Djarot mengatakan, Jakgrosir ini dibangun untuk mewujudkan ekonomi kerakyatan yang berpihak pada pedagang mikro, kecil, dan menengah.

“Kami ingin mewujudkan roda ekonomi di tangan rakyat, maka harus ada tindakan konkret, salah satunya dengan Jakgrosir ini,” ujar Djarot saat meresmikan Jakgrosir.

Selain itu menurut Djarot kehadiran JakGrosir ini merupakan komitmen  Pemprov DKI untuk melindungi pedagang kecil. Agar mereka tetap bisa bertahan hidup dengan menjalankan usahanya.

“Pedagang, Anda tidak boleh berkecil hati. Kami betul-betul ada di pihak Anda untuk melawan kartel-kartel ini,” tegasnya.

Direktur Utama PD Pasar Jaya, Arief Nasrudin mengatakan Soft Opening JakGrosir yang berada di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur sebagai tanda keberpihakan BUMD DKI terhadap pedagang kecil.

Sebab, Jakgrosir merupakan induk dari Jakmart dan Mini DC yang ada di Jakarta. Sehingga nantinya pedagang bisa mendapatkan barang dengan harga yang murah dan bersaing.

“Komoditas yang dijual di JakGrosir harganya lebih murah dan bersaing sehingga diharapkan memudahkan pedagang dalam mendapatkan barang,” kata Arief.

Sebelum JakGrosir, Pemprov DKI juga telah meluncurkan JakMart. Perbedaannya, JakMart merupakan toko pengecer penjual kebutuhan sehari-hari.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button