DPD PUTRI Kaltim Dorong Wisatawan Lokal Berwisata di Daerah Sendiri

DPD Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) sedang berupaya untuk menarik kedatangan wisatawan lokal agar dapat menikmati taman rekreasi yang ada di Kalimantan Timur. Berdasarkan pengamatan DPD PUTRI Kaltim beberapa minggu belakangan ini, yang kembali meramaikan pariwisata di Kaltim justru datang dari warga Kaltim sendiri.
Ketua DPD PUTRI Kaltim Dian Rosita mengatakan pandemi Covid-19 membawa hikmah bagi pariwisata di Kaltim. Hikmah tersebut yakni menyadari warga Kaltim bahwa destinasi di Kaltim tidak kalah dengan daerah lain.
Ternyata benar, seiring melandai-nya kasus Covid-19, banyak tempat rekreasi di Kaltim yang kebanjiran wisatawan lokal. Hal itu disebabkan diantaranya dari kerinduan masyarakat untuk berwisata sudah tidak terbendung.
“Setelah pandemi ini kita pelajari lokal for lokal. Apakah kekuatan lokal bisa, kita survey di destinasi wisata ternyata bisa, sangat bisa. Tapi ini tergantung memang ada pergeseran mindset di dua tahun pandemi semua tidak boleh pergi ke mana-mana akhirnya mereka menikmati Kalimantan Timur, pertamanya mungkin seperti itu ya, tapi akhirnya mereka menemukan Kalimantan Timur tidak kalah, setelah saya sudah jalan-jalan kemana-mana. Hanya saja mungkin mindsetnya mereka keluar lebih bergengsi, tapi karena pandemi ini akhirnya mereka hanya pergi ke destinasi-destinasi lokal dan akhirnya mereka bisa menerima,” kata Dian saat diwawancarai tim liputan EL JOHN News, di sela-sela acara Munas PUTRI ke-v di Jakarta, Kamis (11/11/2021).
Menurut Dian, kondisi ini harus dimanfaatkan secara maksimal oleh pelaku usaha pariwisata dengan membuat paket perjalanan wisata yang menarik dan harga terjangkau. Oleh Karena itu kolaborasi dengan asosiasi pariwisata lain seperti ASITA dan PHRI harus diperkuat.
Dian yakin dengan memperkuat kolaborasi maka akan ada kemudahan untuk memasarkan suatu produk wisata, khususnya kepada wisatawan lokal.
“Untuk Kalimantan Timur iya, kami terus berkolaborasi dengan teman-teman PHRI, ASITA, kita sendiri PUTRI, kemudian ada PPJI dan lain-lain. Mereka itu sangat support kita sudah mulai terkoneksi ya, kolaborasi itu di Kalimantan Timur. Jadi kalau dulu selalu out going, sekarang sudah in going bahwan in going sudah sangat banyak sekali untuk produk-produk dari ASITA,” ujar Pengelola Mahakam Lampion Garden ini.
Namun Dian menyadari masih ada hambatan yang ditemui, di antaranya soal vaksinasi di Kaltim yang masih terbilang kecil. Vaksinasi menjadi hal penting karena menjadi syarat perjalanan wisata, karena itu Dian berharap pengurus DPP PUTRI masa bakti 2021-2026 membantu mendorong pemerintah untuk memaksimalkan pelaksanaan vaksinasi di Kaltim.
“Jadi pariwisata ini luar biasa efek dominonya dari atas sampai bawah semuanya kena. Khusus untuk Kalimantan Timur, kita mesti real, kita juga merindukan aplikasi PeduliLindungi ada di sana tetapi memang tarikan untuk vaksin kita belum 50 persen, jadi PeduliLindungi juga belum,” ungkap Dian.

Selain itu, Dian yang baru terpilih sebagai ketua DPD pada 2 November 2021 ini, memastikan bahwa mayoritas taman rekreasi yang ada di Kaltim telah memiliki sertifikat CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability). Hal tersebut menjadi modal bagi pelaku usaha pariwisata untuk bahwa taman rekreasi yang dikelolanya aman dan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.
“Untuk destinasi-destinasi wisata kita sudah koordinasi dengan Kemenparekraf, Alhamdulillah CHSE kita laksanakan. Terutama anggota PUTRI di Kalimantan Timur sudah mendapatkan sertifikat CHSE, bahkan bisa dibilang anggota PUTRI menjadi nomor satu meraih sertifikat CHSE,” tutur Dian.

