DPD PUTRI Jateng Akan Perjuangkan Sertifikasi Untuk Pekerja Taman Rekreasi

0
Untitled 1

Ketua DPD Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI) Provinsi Jawa Tengah  Titah Listiorini mengatakan ada sejumlah program yang telah disusun, di antaranya adalah memperjuangkan sertifikasi kompetensi untuk tenaga kerja taman rekreasi. Sertifikasi ini penting agar dapat meningkatkan kualitas  tenaga kerja sehingga dapat disejajarkan dengan tenaga kerja di sektor pariwisata lainnya seperti hotel.

“Sekarang ini sudah  ranahnya sertifikasi kompetensi, peningkatan sumber daya manusianya  dengan sertifikasi kompetensi. Nah untuk yang Taman Rekreasi itu kayaknya belum  dan kami berharap DPP bisa juga  mengusung itu agar sertifikasi kompetensi itu  untuk tenaga kerja bidang Taman Rekreasi diterapkan sehingga tenaga kerja kita  juga setara di mana pun  karena sudah mendapatkan sertifikasi,” kata Tita kepada tim liputan EL JOHN News di sela-sela acara Munas PUTRI ke-V di Jakarta, Kamis (11/11/2021).

Menurut Tita saat belum ada sertifikasi kompetensi untuk tenaga kerja taman rekreasi padahal taman rekreasi merupakan bagian dari sektor pariwisata. Taman rekreasi menjadi pemantik bagi wisatawan untuk datang ke suatu daerah, jika kualitas SDM-nya dapat ditingkatkan melalui sertifikasi kompetensi maka  tidak menutup kemungkinan taman rekreasi akan lebih banyak lagi didatangi wisatawan.

“Kalau untuk yang kompetensi bidang taman rekreasi itu memang belum pernah diadakan, kalau perhotelan, MICE  dan lain-lain sudah, itu yang taman rekreasi SKKNI-nya ( Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia)  sepertinya belum, makanya kami dari PUTRI ingin memperjuangkan agar BNSP juga mengeluarkan SKKNI  untuk sertifikasi kompetensi  bidang taman rekreasi,” ujar Direktur Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan (PRPP) Jawa Tengah ini.

Sertifikasi ini menjadi salah satu isu yang  menjadi perhatian  Ketua Umum DPP PUTRI periode 2021-2026 yakni Hans Manansang. Hans yang terpilih melalui munas, berjanji akan mengupayakan sertifikasi kompetensi bagi pekerja taman rekreasi dapat terealisasi.

Program lain yang diusung  DPD  PUTRI Jawa Tengah adalah melakukan konsolidasi kepada internal DPD untuk mengajak  pelaku usaha taman rekreasi di Jawa Tengah bergabung bersama PUTRI. Bergabung dengan PUTRI dapat memudahkan pelaku usaha taman rekreasi untuk menjalan roda operasinya, karena melalui organisasi masalah yang dihadapi dapat diselesaikan secara bersama-sama, salah satunya  mengenai jaringan atau networking yang menjadi bagian penting dalam memperlancar bisnis di sektor pariwisata

“Kalau kami konsolidasi internal DPD. DPD Jawa Tengah itu  saat ini sedang berkonsolidasi internal. Jadi sebanyak mungkin kalau bisa kami menambah anggota. Jawa Tengah sendiri  sebetulnya  punya 690 daya tarik wisata, terdiri dari daya tarik wisata alam, budaya dan buatan. Kemudian desa wisata ada sekitar 700, bayangkan 690 ditambah 700, itu semua pihak yang usaha atau bisnis bidang pariwisata, berapa ratus orang tenaga kerjanya, kemudian  banyak sekali insentif-insentif  yang dikeluarkan oleh pemerintah, untuk mereka-mereka seperti desa wisata dan lain-lain  nah itu semua harus di manage,” imbuh Titah.

“Mungkin sebagian dari pengelola daya tarik wisata belum bergabung ke PUTRI, mungkin masih bertanya manfaatnya apa  dan lain-lain tapi dengan organisasi ini  kita kan networking, kita bisa maju bersama, dengan ketemuan kita masing-masing potensi yang dimiliki,” sambungnya.

Untuk memperkuat konsolidasi, rencananya Titah bersama pengurus DPD lainnya akan membentuk DPC. Tita sudah memetakan ada tiga wilayah di Jawa Tengah  yang akan dijadikan sebagai DPC.

Ilustrasi

“DPC iya di Jawa Tengah rencana kan kami ada 35 Kabupaten/Kota, kemudian kami rencananya akan membentuk tiga dulu  setidaknya Semarang Raya, Semarang Raya dan sekitarnya itu meliputi Semarang sendiri terus ada Kendal dan lain-lain, terus Soloraya dan Banyumas Raya. Jadi tiga DPC dulu,” tutup Titah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *