DPRD Tulungagung Pelajari Pengelolaan dan Pemberdayaan IKM Kota Makassar

0
191A6CF959-5F15-4D92-8E25-0B00066003D2

Sebanyak 20 orang anggota DPRD kabupaten Tulungagung Propinsi Jawa Timur tiba dikantor Balaikota Makassar dalam rangka kunjungan kerja untuk mengetahui pengelolaan pemberdayaan Industri Kecil Menengah dikota Makassar didalam mendukung pertumbuhan ekonomi Daerah.

Rombongan anggota dewan Tulungagung yang dipimpin oleh wakil ketua komisi C DPRD Kabupaten Tulungagung Agus Budiarto SE, Ak ll , diterima langsung oleh staf ahli bidang pembangunan dan ekonomi Pemkot Makassar Taufik Rahman, bertempat diruang rapat Sekda Lantai 9, menara kantor Balaikota, Selasa (6/3/2018) seperti diberitakan Humas Pemkot Makassar.

Dalam sambutannya agus Budiarto mengatakan rasa terima kasihnya atas sambutan dari pemerintah kota Makassar yang telah bersedia menerima anggota DPRD dan pejabat dinas perdagangan dan perindustrian serta pejabat Dinas koperasi Tulungagung.

Agus menjelaskan tujuan kunjungan kerja ke Pemkot Makassar adalah untuk mengetahui sampai sejauh mana peranan pemerintah daerah dalam menumbuhkembangkan industri kecil dalam menyongsong era globalisasi.

“Kita ingin tahu seberapa besar, sumbamgan industri kecil terhadap PDRB dan tingkat pertumbuhannya, serta peran industri kecil dalam mengatasi pengangguran dan pengentasan kemiskinan,” kata Agus.

Dikesempatan tersebut Didik Sulaksono Kabid Perindag Tulungagung ingin mengetahui pula seberapa besar peran industri kreatif dalam menopang perekonomian daerah. Serta upaya upaya apa yang dilakukan pemkot Makassar dalam mengembangkan industri kreatif daerahnya, apalagi makassar sebagai tujuan wisata dikawasan indonesia timur

Dalam penjelasannya, Taufik Rahman memaparkan bahwa  Pemerintah kota telah melakukan pendampingan terhadap pembedayaan UKM dengan melakukan berbagai pelatihan pelatihan untuk usaha industri kecil, serta memberikan bantuan berupa alat produksi dan pemasaran pada produk usaha kecil.

“Pemerintah kota melibatkan SKPD terkait, dalam pemberdayaan UKM ,dengan melakukan pendampingan, pelatihan, serta pemasaran hasil produk dari UKM, kita libatkan berbagai pihak salah satunya Dekranasda, akademisi dengan menggelar event nasional dan internasional untuk memasarkan hasil produk tersebut,” terangnya

“Tentunya hal itu tidak lepas dari dukungan dan kebijakan pemerintah terkait dengan pemberian izin usaha, khususnya dari dinas perizinan
dalam menunjang proses kegiatan pemberdayaan UKM tersebut,” jelas Taufik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *