Erick Thohir Ajak PSMTI Bersinergi Dengan BUMN Untuk Ringankan Beban Masyarakat

0
DSC_0960

Menteri Erick mengapresiasi tekad Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) dalam membantu masyarakat yang mengalami kesulitan. Sudah tidak terhitung, bantuan yang diberikan PSMTI dari berbagai aspek. Aksi kemanusiaan yang dilakukan PSMTI sejalan dengan tujuan BUMN dalam mensejahterakan masyarakat.

Oleh karena itu, Menteri Erick mengajak PSMTI bersinergi dengan BUMN untuk meringankan beban masyarakat. 

“Saya tawarkan bagaimana kita berkesinambungan antara BUMN dan PSMTI kita bergerak turun untuk membantu masyarakat yang kesulitan,” kata Menteri Erick, dalam sambutannya pada acara perayaan HUT PSMTI ke-24 di di Restaurant Sun City LTC, Jakarta Barat, Rabu malam (28/09/2022).

Menteri Erick menjelaskan, BUMN memiliki CSR yang dapat dikerjasamakan. “CSR BUMN hari ini fokus pada tiga hal, satu pendidikan, lingkungan hidup dan pendampingan dari pada untuk digital marketing untuk UKM yang merupakan basis daripada ekonomi kita saat ini,” lanjut Menteri Erick.

Dia menjelaskan ketiga sektor tersebut merupakan gambaran dari kebutuhan nyata yang terjadi di Indonesia. Kementerian BUMN berupaya memberikan kontribusi yang berkesinambungan di masyarakat.

Menurut Menteri Erick, aksi sosial yang dilakukan PSMTI menjadikan PSMTI kuat dan terus berkembang. Diharapkan tujuan mulia tersebut dapat terus dipertahankan PSMTI

“Kita penting sekali untuk menjaga kesenjangan yang sekarang terjadi karena Covid-19 dan geopolitik dunia, kita harus hadir membantu rakyat kita,” kata Menteri Erick.

Seperti diketahui dalam perjalanannya usianya, PSMTI telah banyak menyelenggarakan kegiatan sosial di antaranya kegiatan vaksinasi nasional, donor darah, donasi ke berbagai instansi, menyediakan beasiswa pendidikan bahasa mandarin, memberikan bantuan sosial. Selain itu, PSMTI juga sedang mengenjot pembangunan Taman Budaya Tionghoa Indonesia di Taman Mini Indonesia Indah.

Apresiasi untuk PSMTI juga dilontarkan Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko. Panglima TNI periode  30 Agustus 2013 hingga 8 Juli 2015 ini,  menegaskan tidak ada lagi kata minoritas dan mayoritas. Semua warga negara sama kedudukannya karena telah diatur oleh Undang-undang.

“Tidak ada lagi itu minoritas mayoritas, saya selalu lantang membicarakan ini, kita adalah bangsa yang besar, bangsa yang bersatu padu tidak ada istilah pribumi dan non pribumi. Karena kita adalah bangsa Indonesia,” ucap Moeldoko.

“Mari kita bersama-sama sebagai bangsa yang besar untuk membangun Indonesia menuju Indonesia maju pada 2045,” tambahnya.

Sementra itu, Ketua Umum PSMTI Wilianto menyampaikan terima kasih atas kehadiran Menteri BUMN dan Kepala Staf Kepresidenan. Dihadapan pejabat negara itu, Wilianto mengajak anggota PSMTI untuk selalu menjaga kesatuan dan persatuan agar dapat memberikan banyak manfaat bagi kehidupan bermasyarakat

“Kerjasama dalam kesatuan dan persatuan sangat diperlukan dalam sebuah tim kerja agar dapat melakukan gerakan-gerakan besar, dan juga diperlukan pengkaderan terhadap calon pemimpin masa depan dan generasi berikutnya untuk memperkokoh Rumah Besar PSMTI,” terang Wilianto.

“Saya harap seluruh pengurus PSMTI baik di Pusat maupun ke daerah, untuk lebih proaktif lagi dalam bersinergi dengan pihak lain terutama pemerintah dan berkolaborasi serta bergotong-royong bersama organisasi lainnya terutama dengan Organisasi Tionghoa guna mewujudkan masyarakat adil dan makmur,” tambah Wilianto.

Ketua Dewan Pengawas PSMTI Murdaya Widyawimarta Po memberikan apresiasi kepada Ketua Umum PSMTI Wilianto Tanta yang memiliki semangat dan kerja cepat dalam membangun PSMTI. Selain itu, kepribadian sang Ketua Umum yang rendah hati dan terus menjalin komunikasi dengan berbagai lembaga merupakan metode yang tepat untuk membawa organisasi ini jauh lebih baik lagi kedepan

“Kita suku Tionghoa – Indonesia harus mendukung terus PSMTI di bawah kepemimpinan Bapak Wilianto Tanta agar semakin maju dan berkembang,” tutur Murdaya.

Selanjutnya, Murdaya Po juga menekankan bahwa tanah air kita dalah Indonesia. “Saya harap supaya diantara anggota kita selalu rukun dan bersatu, juga selalu dapat merangkul organisasi-organisasi marga Tionghoa lainnya untuk mewujudkan Indonesia Maju Adil dan sejahtera,” pungkas Murdaya Po.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *