Headline NewsSports

Fenomena Kakak-Adik di EURO 2016

Jumlah pemain yang berstatus kakak-adik di EURO 2016 menyamai rekor sejarah sepanjang masa perhelatan turnamen ini. Adanya kakak-adik di kubu berbeda pun memunculkan sesuatu yang baru.

Dari 552 pemain di Euro kali ini, empat pasang di antaranya adalah kakak beradik. Jumlah itu menyamai rekor di kompetisi Piala Eropa yang tercatat pada tahun 2000, sebagaimana dicatat UEFA.com.

Jerome Lukaku dan Romelu Lukaku (Belgia)

1
Jerome dan Romelu Lukaku

Timnas Belgia kerap kali menyumbangkan pemain-pemain bersaudara dalam perhelatan EURO. Kehadiran Jerome dan Romelu Lukaku bukanlah yang pertama kalinya. Sebelumnya sudah pernah ada Luc dan Marc Millecamps (EURO 1980) dan juga Emil dan Mbo Mpenza (EURO 2000).

Bahkan nyaris saja timnas Belgia memiliki 2 pasang pemain kakak-adik, andai saja Thorgan Hazard lolos seleksi akhir timnas Belgia mengikuti jejak saudaranya Eden Hazard yang merupakan andalah utama Rode Duivels di ajang EURO 2016 ini.

Vasili Berezutski dan Aleksei Berezutski (Rusia)

2
Aleksei dan Vasili Berezutski

Dari Rusia, ada dua pemain kembar yang mengisi lini pertahanan tim besutan pelatih Leonid Slutsky ini pada Piala Eropa 2016. Mereka yaitu Vasili Berezutski dan Aleksei Berezutski. Saudara kembar siam ini nyaris tak bisa dibedakan bentuk muka dan fisiknya. Keduanya sama-sama lahir pada 20 Juni 1982.

Kedua pemain ini pun sama-sama beroperasi di lini pertahanan, baik ketika bermain untuk klub masing-masing pun juga di timnas. Salah satu yang bisa membedakan kedua pemain itu adalah nomor punggung. Aleksei bernomor punggung 6, sedangkan saudaranya, Vasili, bernomor 14.

Taulant Xhaka dan Granit Xhaka (Albania dan Swiss)

3
Taulant dan Granit Xhaka

Taulant Xhaka dan Granit Xhaka bersaudara kandung tetapi membela negara berbeda. Kedua abang beradik ini sebetulnya pernah sama-sama membela Swiss sejak 2008 pada level U-17 sampai U-21. Keduanya lahir dan besar di Basel dan punya paspor Swiss.

Namun, sang abang Taulant pada 2014 lalu memilih untuk pindah warga negara ke Albania. Pilihannya untuk pindah warga negara itu lantaran debutnya yang kalah pamor dibandingkan pemain-pemain lainnya. Bersama timnas Albania, Taulant, pemain berangka punggung 34 itu akan mengisi pos pertahanan negaranya.

Sedangkan sang adik, Granit, punya kiprah yang terbilang mumpuni. Pemain kelahiran 1992 itu cukup dikenal di Bundesliga bersama Borussia Monchengladbach. Ia sudah berada di sana selama empat musim sejak 2012.

Pada bursa transfer Januari 2016 lalu, Arsenal FC memboyongnya untuk bermain di Liga Primer Inggris. Bersama timnas Swiss, Granit akan mengisi posisi sebagai gelandang.

Paling menarik dari abang beradik kandung ini, keduanya akan bertemu dan bersaing saat membela timnas masing-masing di EURO 2016 ini.

Timnas Albania dan Swiss berada di Grup A bersama Prancis dan Rumania. Albania sudah beradu dengan Swiss pada laga kedua lalu.

Corry Evans dan Johnny Evans (Irlandia Utara)

4
Johnny dan Corry Evans

Irlandia Utara pun menyumbangkan pemain berstatus kakak-adik lainnya yaitu Corry Evans dan Johnny Evans. Mungkin nama Corry Evans tidak sepopuler sang saudara kandung Johnny Evans yang sempat memperkuat klub besar sekelas Manchester United, tapi di Timnas Irlandia Utara keduanya adalah andalan utama sang pelatih khususnya lagi di ajang EURO 2016 ini.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button