Festival Rekreasi Indonesia 2017 Resmi Digelar di Jogja City Mall

0
WhatsApp Image 2017-10-13 at 6.05.07 PM

Festival Rekreasi Indonesia di di Jogja City Mall resmi dibuka. Festival yang baru pertama kali digelar ini berlangsung selama empat hari dari 12 hingga 15 Oktober 2017. Acara ini dipelopori oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI) DIY.

Acara pembukaan dihadiri diantaranya Ketua DPD PUTRI DIY, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Bendara ,Ketua DPD PUTRI Jawa Tengah Titah Listiyorini selaku dan tidak ketinggalan Putri Pariwisata Indonesia 2017 Astari Indah Vernideani serta Founder and Chariman Johnnie Sugiarto. Festival yang baru pertama kali digelar ini menghadirkan 36 stand yang berasal bukan hanya dari Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) namun juga dari daerah lain, seperti Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dan Pantai Telengria Pacitan. Sementara dari DIY datang dari Gembira Loka Zoo, Taman Pintar, Keraton Jogja, dan stan oleh-oleh Bakpiapia dan Cokelat Ndalem.

Ketua DPD PUTRI DIY, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Bendara mengatakan terpilihnya DIY sebagai tuan rumah digelarnya festival bukan tanpa alasan. Alasan itu yakni DIY merupakan salah daerah di Indonesia yang memiliki banyak destinasi wisata. Bahkan kini destinasi wisata di DIY terus tumbuh.

“Saat ini ada 180 obyek wisata. Sebanyak 50 persennya baru muncul lima tahun terakhir. Kebanyakan obyek wisata yang hasil swadaya masyarakat,” katanya dalam jumpa pers sebelum pembukaan Festival Rekreasi Indonesia di JCM, Jumat, 13 Oktober 2017.

GKR Bendara menjelaskan ada dua daerah di DIY yang kini menjadi perhatian yakni di Gunungkidul dan Kulonprogo.Keberadaan obyek wisata di dua daerah ini memang dikembangkan untuk meratakan wisatawan yang selama ini terkonsentrasi di pusat kota.

Namun,  Bendara menyadari ada beberapa kendala yang dihadapi dalam pengembangan destinasi wisata di dua daerah tersebut. Kendalanya adalah mengenai terbatasnya kualitas suber daya manusia (SDM). “PUTRI bisa hadir di situ untuk pengembangan SDM,” ujar GKR Bendara.

Pihaknya juga mengakui, selama ini pengelola obyek wisata berbasis swadaya masyarakat masih berpikir sebatas uang yang masuk dan pengeluarannya.

Mereka belum berpikir untuk mengalokasikan pendapatannya untuk iklan atau branding tempat rekreasi. Mereka juga belum berpikir apakah pengunjung sudah puas dengan obyek wisata yang disajikan atau belum.

Untuk itu, PUTRI baik di tingkat daerah maupun pusat siap untuk meningkatkan kapasitas pelaku obyek wisata, menyinergikan dengan peraturan pemerintah, sekaligus mengembangkan obyek wisata lintas sektoral.

“Misalnya kalau Tebing Breksi itu kan saat weekend yang ramai hanya Tebing Breksinya padahal di sekitarnya ada obyek menarik seperti berbasis air. Bisa juga tentang penanganan KB [Keluarga Berencana]-nya dan pemberdayaan lansianya,” tuturnya.

Festival Rekreasi Indonesia ini juga dimeriahkan dengan acara Indonesia Tourists Attraction Expo and Forum (ITAEF) dan Rapat Kerja Daerah DPD PUTRI DIY dan Jawa Tengah di Hotel The Rich.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *