Festival Sungai Carang Meriahkan Sail Karimata 2016

0
sail-karimata

Indonesia kini tengah mempersiapkan event Sail Karimata 2016, lewat event tersebut akan ditampilkan parade kapal-kapal laut mulai dari kapal perang hingga kapal pesiar (Yacht). Selat Karimata sendiri merupakan selat yang menghubungkan antara Laut Jawa dengan Laut Cina Selatan.

Kegiatan juga akan semakin meriah lagi, karena tidak hanya parade kapal laut saja melainkan juga akan ditambahkan atraksi lainnya dengan digelarnya Festival Sungai Carang  yang berlokasi di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau.

“Kelak Sail ini benar-benar akan menjadi kegiatan berlayar bersama para dengan yacht dari satu pulau ke pulau lain, yang di setiap pemberhentian digelar atraksi budaya bahari yang khas,” ujar Menteri Pariwisata, Arief Yahya

Keberadaan Sungai Carang sendiri merupakan sesuatu yang istimewa karena lewat keberadaan sungai tersebut, masyarakat sekitar sejak zaman lampau mengandalkannya untuk keperluan hidup, sehingga bisa diartikan bahwa sungai tersebut memiliki sejarah penting untuk Kepulauan Riau.

“Sungai Carang adalah sumber kehidupan dan peradaban Kepri di zaman lampau. Dari sungai inilah kelompok berkembang menjadi kampung, negeri dan bandar yang riuh ramai. Sungai Carang adalah tapak dan jejak sejarah Melayu,” tambah Guntur Sakti, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau.

Bila di tengok dari sejarahnya, di tahun 1672 Sultan Johor membangun peradaban di  sekitar Sungai Carang yang ada di Pulau Bintan. Pembangunan tersebut pun berjalan dan daerah tersebut menjadi Bandar yang ramai. Hingga pasukan Belanda datang dan pada masa itu Kota Piring yang berada di tepi sungai dipimpin oleh Yang Dipertuan Raja Ali Haji Fisabilillah melawan pasukan Belanda dan menang pada 6 Januari 2784 kemudian ditentukan sebagai hari lahir dari kota Tanjung pinang yang kini menjadi ibukota provinsi Kepulauan Riau.

Kepulauan Riau akan semakin mempesona dan menarik untuk dikunjungi karena di tahun 2016 ini Sail Karimata juga akan berkolaborasi dengan Festival Sungai Carang dan Festival Bahari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *