Film Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak Dominasi Perolehan Piala Citra

0
piala-citra

Film ‘Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak’ (MSPEB) berhasil mendominasi perolehan Piala Citra pada Festival Fim Indonesia (FFI) 2018 yang diseleggarakan di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Minggu malam (9/12/2018). Dari 23 piala yang dipersiapkan untuk 23 kategori, MSPEB berhasil memborong sepuluh di antaranya.

Piala Citra yang diraih oleh film dengan latar belakang keindahan alam Nusa Tenggara Timur tersebut antara lain untuk kategori sutradara terbaik, yaitu Mouly Surya, pemain pembantu wanita terbaik, Dea Panendra, pemeran utama wanita terbaik, Marsha Timothy, serta film terbaik. Sekretaris Jenderal Kemendikbud, Didik Suhardi, didampingi Staf Teknis Mendikbud Bidang Strategi Implementasi Kebijakan Machhendra menyerahkan langsung penghargaan bagi film terbaik FFI 2018.

Pemeran pembantu wanita terbaik, Dea Panendra melihat keberhasilan yang diraih film MSPEB pada FFI 2018 sebagai kerja sama yang kuat antara seluruh tim, “Tercermin dari banyaknya penghargaan yag diperoleh Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak malam ini, sebenarnya itu kerja sama dari semua tim, jadi enak kerjanya, gampang masuk ke karakternya,” ujar Dea. Ia menyebut kemenangannya ini sebagai pengingat bahwa dirinya memiliki tanggung jawab sebagai seorang aktris, “Ini tanggung jawab buat aku untuk terus berkarya, jangan males jadi aktor,” ujarnya.

Kejutan muncul dari kategori pemeran pria utama terbaik yang diraih oleh Gading Marten dalam film ‘Love for Sale’. Dalam kategori tersebut Gading bersaing dengan empat aktor lainnya, yaitu, Adipati Dolken dalam ‘Teman Tapi Menikah’, Iqbaal Ramadhan dalam ‘Dilan 1990’, Oka Antara dalam ‘Aruna dan Lidahnya’, serta Ariyo Bayu dalam ‘Sultan Agung: Tahta, Perjuangan, Cinta’.

Tahun ini, pemeran FFI 2018 juga memberikan penghargaan Lifetime Achievement atau Prestasi Seumur Hidup kepada aktris senior Widyawati atas dedikasinya pada dunia perfilman hingga saat ini.

Hasil lengkap perolehan Piala Citra Festival Film Indonesia 2018:

Film Cerita Panjang Terbaik 
Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak
Sutradara Terbaik 
Mouly Surya – Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak
Penulis Skenario Asli Terbaik 
Mouly Surya dan Rama Adi – Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak
Penulis Skenario Adaptasi Terbaik 
Titien Wattimena – Arunda & Lidahnya, adaptasi Novel Aruna & Lidahnya karya Laksmi Pamuntjak
Pengarah Sinematografi Terbaik 
Yunus Pasolang – Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak
Pengarah Artistik Terbaik
Frans XR Paat – Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak
Penata Efek Visual Terbaik
Keliek Wicaksono – Wiro Sableng: Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212
Penyunting Gambar Terbaik 
Kelvin Nugroho – Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak
Penata Suara Terbaik
Khikmawan Santosa dan Yusuf A Patawari – Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak
Penata Musik Terbaik
Zeke Khaseli dan Yudhi Arfani – Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak
Pencipta Lagu Tema Terbaik 
Rayi Putra, Astono Andoko, dam Anindyo Baskoro (Judul lagu “Kulari ke Pantai”) – Kulari Ke Pantai
Penata Busana Terbaik 
Adrianto Sinaga, Nadia Adharina – Wiro Sableng: Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212
Penata Rias Terbaik
Jerry Octavianus – Wiro Sableng: Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212
Pemeran Utama Pria Terbaik 
Gading Marten – Love For Sale
Pemeran Utama Wanita Terbaik 
Marsha Timothy – Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak
Pemeran Pendukung Pria Terbaik
Nicholas Saputra – Aruna & Lidahnya
Pemeran Pendukung Wanita Terbaik 
Dea Panendra – Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak
Pemeran Anak Terbaik 
Ni Kadek Thaly Titi Kasih – Sekala Niskala
Film Pendek Terbaik 
Kado – Aditya Ahmad
Film Animasi Terbaik
Si Juki The Movie – Faza Meonk
Film Dokumenter Panjang Terbaik 
Nyanyian Akar Rumput – Yuda Kurniawan
Film Dokumentar Pendek Terbaik 
Rising From Silence – Shalahuddin Siregar
Lifetime Achievment
Widyawati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *