FOBI Gunakan Aplikasi Sistem Penjurian Untuk Kejurnas Barongsai 2022 di Yogyakarta

0
IMG_3685

Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Barongsai 2022 memperebutkan Piala Raja Hamengkubuwono X dan Piala KASAD  yang digelar pada 7 hingga 9 Oktober 2022 di Sleman City Hall akan menggunakan sistem baru dalam penjurian. Sistem tersebut dibuat dalam bentuk aplikasi yang dapat berfungsi mempercepat kinerja juri dengan sistem penilaian yang lebih detail dan akurat.

Pada Kamis malam (06/10/2022), Aplikasi Sistem Penjurian Barongsai ini,  telah diluncurkan saat  acara pembukaan Kejurnas Barongsai 2022 di Malika Ballroom, Sleman City Hall Yogyakarta.

“Dalam kesempatan yang baik ini, kami ingin menyampaikan kabar gembira kepada hadirin. FOBI telah mendaftarkan Hak Cipta Aplikasi Sistem Penjurian Barongsai,” kata Ketua Umum FOBI Edy Kusuma.

Edy menjelaskan sistem ini, menggunakan digital counting dengan penjumlahan otomatis dan langsung. Dahulu diperlukan kolektor untuk mengumpulkan nilai dari para juri satu per satu. Kini tidak perlu lagi karena penilaian juri secara otomatis sudah terekam dan terjumlah di dalam Aplikasi.

“Dengan bangga kami umumkan, bahwa dalam Kejurnas ini, FOBI adalah pihak pertama di dunia Barongsai yang menggunakan Sistem Penilaian seperti ini, dan juga pihak pertama yang menggunakan Aplikasi dalam penjurian,” tutur Edy Kusuma.

“FOBI  telah menurunkan segenap Korps Juri FOBI yang tersebar di seluruh Indonesia untuk menyukseskan Kejurnas ini. Kepada Korps Juri, PB FOBI juga memberikan perhatian yang pantas selama berlangsungnya Kejurnas.” tambah Edy Kusuma

Penggunaan aplikasi sistem penjurian ini, mendapat apresiasi dari Ketua Umum KONI Letjen TNI (Purn) Marciano Norman. Marciano menilai  sistem tersebut merupakan bukti bahwa FOBI selalu memberikan terobosan-terobosan baru untuk mendukung agenda yang dibuatnya.

“Terima kasih PB FOBI telah memperkenalkan aplikasi penilaian dalam kejurnas barongsai ini, itu menunjukan bahwa penilaian objektif itu menjadi satu sasaran yang harus dicapai, sehingga kita sudah mulai melakukan penilaian secara digital  dan Insya Allah hasilnya akan semakin baik. Terima kasih selamat bertanding, sukses untuk kejurnas barongsai 2022,” kata Marciano.

Pada kejurnas kali ini, diikuti oleh 16 Provinsi dengan jumlah peserta mencapai  500 orang.  Untuk nomor yang dilombakan sebanyak 13 nomor, antara lain naga taolu bebas, naga halang rintang, naga kecepatan, barongsai tradisional, barongsai halang rintang, barongsai zou tou dan barongsai taolu wajib. Dari nomor yang diperlombakan tersebut ada 135 pertandingan yang diikuti peserta.

Seperti diketahui, kejurnas barongsai ini merupakan salah satu agenda FOBI untuk mempersiapkan para atlet menghadapi  PON XXI tahun 2024 di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara. Selain kejurnas, persiapan POIN XXI juga dilakukan FOBI dengan menggelar Pra PON pada tahun 2023. Kegiatan ini akan diikuti berbagai pertandingan dan kejuaraan daerah di seluruh Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *