Formula E 2025: Momentum Jakarta Tunjukan Diri Sebagai Kota Global

0
WhatsApp Image 2025-06-10 at 17.39.39

Jakarta akan kembali menjadi sorotan dunia otomotif internasional dengan  digelarnya ajang balap mobil listrik paling bergengsi di dunia yakni Jakarta E-Prix 2025, yang pelaksanaanya  tinggal menghitung hari. Perhelatan ini dijadwalkan berlangsung pada 21 Juni 2025 dan akan digelar di Jakarta International E-Prix Circuit, yang terletak di kawasan Ancol, Jakarta Utara.

Tahun ini, Jakarta E-Prix akan menjadi seri ke-13 dari kalender Formula E musim 2024/2025, yang sekaligus merupakan bagian dari musim ke-11 ABB FIA Formula E World Championship.

Jakarta E-Prix 2025 akan mempertemukan para pembalap terbaik dari seluruh penjuru dunia. Total 11 tim internasional yang siap menurunkan total 22 pembalap andalannya. Mereka akan unj gigi uk memperlihat kecepatan mobil listriknya melaju sehingga kompetisi akan berlangsung ketat yang bukan  hanya dari sisi performa, tapi juga adu strategi dan efisiensi energi.

Lintasan balap yang pertama kali digunakan pada 2022, telah menjadi ikon tersendiri bagi penggemar Formula E di Tanah Air. Dirancang dengan memperhatikan karakteristik urban dan menantang, sirkuit ini memiliki panjang sekitar 2,4 km dengan 18 tikungan, menawarkan tantangan yang berbeda bagi para pembalap.

Direktur Bisnis & Operasional PT Jakarta Propertindo (Jakpro), I Gede Adi Adnyana, mengonfirmasi bahwa persiapan sirkuit Jakarta International E-Prix Circuit sudah rampung lebih dari 90% dan ditargetkan selesai sepenuhnya dalam dua hingga tiga hari ke depan.

Menurutnya, penyelenggaraan Formula E kali ini memiliki makna strategis bagi Jakarta, tidak hanya sebagai kota tuan rumah ajang balap internasional, tetapi juga dalam konteks perayaan menjelang ulang tahun ke-500 ibu kota pada tahun 2027.

“Formula E ini adalah bagian dari langkah Jakarta menuju kota  global. Ini adalah ajang kita bersama. Bukan hanya untuk Jakarta, tapi untuk seluruh Indonesia. Kita ingin menunjukkan bahwa Jakarta mampu menggelar event internasional yang berkelas dan berkelanjutan,” kata Adi saat meninjau persiapan cirkuit Formula E di Ancol, Selasa (10/6/2025).

Dari sisi penonton, pihak penyelenggara menargetkan sebanyak 20 ribu penonton akan hadir secara langsung di sirkuit Ancol.

“Sampai hari ini, tiket yang sudah terjual mencapai lebih dari 50%, atau sekitar 10 ribu tiket. Penjualan masih terus berjalan melalui situs resmi Jakarta E-Prix,” ujar Adi

Tahun ini, kompetisi semakin menarik dengan hadirnya mobil listrik generasi terbaru atau dikenal dengan Gen3 Evom  yang menawarkan teknologi canggih dan kecepatan luar biasa. Mobil ini memiliki daya maksimum sebesar 400 kW, meningkat dari generasi sebelumnya yang hanya 350 kW. Dengan tenaga sebesar ini, Gen3 Evo mampu melesat dari 0 hingga 100 km/jam hanya dalam 1,86 detik — lebih cepat dari banyak mobil Formula 1 saat ini.

 “Sekarang, dari 0 ke 100 km/jam hanya butuh 1,86 detik. Semuanya elektrik, tidak ada emisi. Ini adalah bukti bahwa teknologi terus berkembang setiap tahunnya, termasuk sasis, mesin, dan sistem penggerak four-wheel drive,” jelas Adi.

Untuk i dampak ekonomi, Adi  menyebut bahwa sektor pariwisata sudah mulai merasakan efeknya. Hotel-hotel di sekitar Jakarta Utara seperti di kawasan Ancol dan Kemayoran dilaporkan sudah fully booked. Selain itu, ada kontribusi signifikan terhadap pendapatan pajak daerah dan peningkatan transaksi sektor riil, terutama melalui UMKM.

 “Ini tidak hanya ajang olahraga, tapi juga penggerak ekonomi. Kami melihat tren positif dari tahun ke tahun. Survei yang dilakukan oleh lembaga internasional seperti Nielsen menunjukkan peningkatan dampak ekonomi yang signifikan,” tambahnya.

 Jakarta E-Prix tak hanya menyajikan aksi balapan, tapi juga dirancang sebagai ajang sportainment. Meski detailnya masih dirahasiakan, penyelenggara menjanjikan hiburan yang akan mengiringi sepanjang event berlangsung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *