Gelar Budaya Angkat Potensi Wisata Kemanukan

0
Gelar Budaya Angkat Potensi Wisata Kemanukan

Masyarakat Desa Kemandukan Kecamatan Bagelen Kabupaten Purworejo bekerjasama dengan komunitas pemuda Purworejo menggelar Semarak Karya Desa. Kegiatan budaya tersebut diselenggarakan untuk mengangkat potensi unggulan desa di bidang wisata dan kebudayaan.

Kegiatan tersebut digelar selama dua hari itu menampilkan grup kesenian desa. Namun untuk meramaikan gelar budaya, panitia mengundang kelompok musisi dan penari Purworejo.

Panitia Semarak Karya Desa Mahestya Andi Sanjaya mengatakan, Desa Kemanukan memiliki banyak potensi budaya, ekonomi dan wisata yang layak diangkat. Desa memiliki komunitas penghayat kepercayaan Hardo Pusoro, sentra batik tulis, grup kesenian khas Purworejo dan destinasi wisata Arga Pandu serta gardu pandang Bukit Simundhu.

“Untuk mempromosikannya, harus ada rangkaian kegiatan yang ditujukan mengundang orang datang ke Kemanukan. Maka kami kerjasama dengan karang taruna dan pemerintah desa (pemdes) menyelenggarakan even ini,” ujarnya kepada eljohnnews.com, Selasa (31/7/2018).

Menurutnya, rangkaian kegiatan diawali lomba finger painting anak-anak TK Se Kab Purworejo, parenting, dan festival dolanan bocah diikuti siswa SD di Kemanukan. Setelah itu warga dihibur pentas Incling Sariwidodo di Lapangan Surokrian. Kegiatan malam hari dilanjutkan pentas seni tradisi dan modern seperti dolalak dari TMB, bitbok Purworejo, kolaborasi karawisata dan puisi, pentas Ande-ande Lumut serta pentas grup musik etnik Pagar Bambu.

Kegiatan hari kedua adalah jalan sehat dilanjutkan pentas Jaran Kepang di kompleks gardu pandang Bukit Simundhu. “Siangnya kembali pentas Jaran Kepang di lapangan Surokrian dan pembagian hadiah. Rangkaian dua hari itu dibuka Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Purworejo Agus Bastian mengemukakan, Semarak Karya Desa harus diselenggarakan secara rutin. Even budaya yang digelar kontinyu akan menjadi daya tarik yang muaranya mengangkat potensi lokal desa.

Kendati demikian, lanjutnya, masyarakat harus mempublikasikan secara luas sehingga Semarak Karya Desa lebih dikenal dan mampu mendatangkan pengunjung dari luar Kecamatan Bagelen, bahkan luar Purworejo. “Saya setuju harus dilanjutkan, akan saya dukung. Tapi tentu harus dipublikasikan secara luas, sehingga bisa mengundang pengunjung ebih banyak lagi,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *