Headline News

Gempa Banten Terasa Hingga ke Gedung Perkantoran di Jakarta

Gempa yang terjadi di Banten dengan  magnitudo 6,7   ikut dirasakan warga Jakarta.  Gempa yang terhadi pada pukul 16.05 WIB tersebut, membuat warga Jakarta berhamburan keluar,  termasuk para karyawan APL Tower Central Park dan pengunjung Central Park di Jalan Letjen S. Parman, Jakarta Barat.

Bunyi alarm peringatan adanya gempa terdengar nyaring hingga ke seluruh perkantoran yang ada di APL Tower. Para karyawan pun berhamburan  keluar  Gedung melalui tangga darurat. Di area bawah gedung sejumlah petugas dari APL Tower mengatur arah evakuasi ke lokasi yang aman.

Rina salah satu karyawan  kantor di APL Tower, mengaku kaget ada guncangan saat dirinya sedang bekerja. Spontan, Rina langsung menyelamatkan diri bersama teman-temannya untuk turun dari lantai 21.

“Kaget banger lagi kerja di depan komputer tiba-tiba goyang, terus teman-teman pada teriak gempa, gempa, langsung saya dan teman-teman turun ke bawah dengan tangga darurat karena lift tidak berfungsi saat gempa terjadi,” kata Rina saat diwawancarai tim liputan EL JOHN News

Pengakuan yang sama juga dilontarkan Ari. Karyawan perusahaan finance ini, merasakan gempa saat sedang rapat bersama atasannya. Adanya guncangan yang kuat, Ari bersama rekan kerjanya langsung berlari menuju tangga darurat

“Rapat baru berjalan 15 menit, tiba-tiba ada yang bergetar, saya pikir saya aja yang merasakan, tidak taunya teman-teman juga ikut merasakan. Akhirnya kita hentikan rapat dan langsung turun ke bawah,” ujar Ari.

Seluruh karyawan harus menunggu sekitar dua jam untuk kembali masuk ke kantor. Selam menunggu pihak APL Tower mengecek kondisi lift apakah dapat berfungsi dengan normal pasca gempa terjadi. Setelah di cek dan diujicobakan, lift tidak mengalami gangguan dan hanya mati sesaat saat gempa.

Data Pusat Vulkanologi Dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebutkan  kejadian gempa bumi tersebut diakibatkan oleh aktivitas penunjaman Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia di selatan Jawa bagian barat (sekitar Selat Sunda), dengan mekanisme sesar naik yang berarah relatif barat laut – tenggara. Gempa bumi ini merupakan gempa bumi interface yang terjadi pada bidang gesek antara kedua lempeng tersebut.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button