Samsung-Pay-6-of-8-840x473

Generasi milenial identik dengan kehidupan yang modern dan juga praktis. Termasuk dalam kehidupan ekonominya, generasi milenial ternyata jarang menggunakan uang tunai.

Menurut survei yang diadakan Visa Worldwide, 70 persen generasi milenial sudah beralih dari penggunaan uang tunai ke kartu kredit dan debet. Survei ini dilakukan terhadap 5000 remaja berusia 18-28 tahun di 11 negara Asia Pasifik, Timut Tengah, Afrika, dan Indonesia. Kartu kredit dan debit menjadi alat pembayaran favorit milenial di Afrika Selatan dan Korea.

Di Indonesia, penggunaan kartu kredit dan debet sebagai metode pembayaran belum populer di kalangan milenial.

“Penggunaan kartu di Indonesia ini masih tergolong rendah. Masih di bawah 45 persen, namun setiap tahunnya mengalami peningkatan,” ungkap Ellyana Fuad, Presiden Direktur PT Visa Worldwide Indonesia, saat pemaparan survei “Connecting With The Millenials” beberapa waktu lalu di Jakarta.

Dari survei ini juga didapatkan fakta bahwa 58 persen remaja milenial percaya bahwa pembayaran eletronik atau cashless akan menggantikan uang tunai di masa depan. Pemilihan metode pembayaran tanpa uang atau cashless karena dirasa lebih praktis ketimbang harus mengantungi berlembar-lembar uang keras.

Sementara di Afrika Selatan, sebesar 63 persen generasi milenial percaya kartu kredit dan debit lebih aman daripada uang tunai.

“Saat bawa uang tunai dalam jumlah yang banyak, kita akan merasa tidak aman dan khawatir akan terjadinya tindak kejahatan,” tambah Ellyana.

Sekalipun prediksi-prediksi tersebut masih perlu ditunggu keberlangsungannya di masa yang akan datang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *