Go-Jek Resmi Perluas Layanan Di Kota Pangkalpinang
Go-Jek, penyedia jasa layanan on demand berbasis aplikasi terbesar di Indonesia memperluas jangkauan layananya di Kota Pangkalpinang. Peresmian Go-Jek wilayah Pangkalpinang berlangsung di Grand Vella Hotel, Bangka Tengah pada (18/05) sore yang turut dihadiri langsung oleh pihak pemerintah Kota Pangkalpinang. Kehadiran Go-Jek di Kota Pangkalpinang diharapkan bisa membantu masyarakat untuk mendapatkan solusi dan membantu pekerja sektor informal dalam memperoleh pendapatan lebih melalui teknologi. Saat ini, Go-Jek merupakan platform layanan konsumen berbasis aplikasi terbesar di Indonesia yang telah didownload sebanyak lebih dari 77 juta kali.
Data Kabupaten Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada 2017 menunjukan bahwa Pangkalpinang memiliki 17.308 unit UMKM atau 14% dari total keseluruhan industri UMKM di Bangka Belitung. Namun demikian, rasio kewirausahaan di daerah tersebut mencapai 2,75% atau yang paling tinggi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Potensi kewirausahaan inilah yang ingin didorong oleh Go-Jek agar menjadi lebih maju dengan memperluas pasarnya.
Astrid Kusumawardhani selaku Vice President Affairs Go-Jek mengatakan “ Go-Jek memiliki misi untuk memberikan manfaat sosial semaksimal dan seluas mungkin bagi jutaan masyarakat Indonesia. Kehadiran Go-Jek mendorong terwujudnya ekonomi kerakyatan yang tidak hanya menghubungkan para penjual dan konsumen tetapi pertumbuhan usaha kecil dan mikro serta memberikan peluang nyata bagi peningkatan kesejahteraan para pelaku sektor informal. Kami berharap solusi yang ditawarkan Go-Jek bisa membantu meningkatkan perekonomian lokal.”
Saat ini, Go-Jek telah bermitra dengan lebih dari 1 juta mitra driver, dan 150.000 merchant Go-Food yang 80% diantaranya merupakan pengusaha kuliner UMKM. Riset Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Indonesia (2018) mengungkapkan bahwa keberadaan Go-Jek membantu mengurangi tekanan pengangguran dengan memperluas kesempatan kerja. Riset juga menunjukan bahwa mitra pengemudi dan UMKM di ekosistem Go-Jek berkontribusi sebesar Rp 9,9 triliun per tahun dalam perekonomian.
“Kami ingin dampak positif yang telah dirasakan jutaan masyarakat Indonesia yang ada di 50 kota juga dirasakan di Pangkalpinang. Terlebih Pangkalpinang merupakan pusat dari pemerintahan yang merupakan pusat aktivitas bisnis atau perdagangan dan industri di Bangka Belitung. Potensi UMKM di Pangkalpinang juga cukup baik. Inilah yang menginisiasi kami untuk terus tumbuh dan berinovasi memberikan manfaat kepada masyarakat. Kami berharap semakin banyak angkatan kerja yang terserap dengan hadirnya Go-Jek.” lanjut Astrid.
Masyarakat Kota Pangkalpinang kini dapat menikmati layanan Go-Jek berupa layanan transportasi lewat Go-Ride, layanan jasa antar makanan lewat Go-Food, jasa logistik melalui Go-Send, layanan belanja kebutuhan secara online lewat Go-Mart dan Go-Shop. Keseluruhan layanan tersebut dapat dibayar menggunakan Go-Pay yakni uang elektronik dari ekosistem Go-Jek.
