Grand Viksada: Hunian Nyaman di Bintara, Bekasi

0
Grand Viksada

Bagi anda yang ingin memiliki hunian di daerah Bekasi namun tidak jauh dari Jakarta,  pilihannya ada  di daerah Bintara. Daerah yang berada di wilayah Bekasi Barat ini, kini pembangunan terus berkembang, mulai dari hunian, pertokoan hingga area komersial lainnya. Bahkan ada salah satu hunian yang jarak ke jalan Raya Bintara tidak terlalu jauh,  hanya  sekitar 50 meter, yakni klaster  Grand Viksada. Sedangkan untuk ke Jakarta,  hunian ini  hanya  berjarak sekitar 1 sampai 2 kilometer sudah masuk wilayah Pondok Kopi, Jakarta Timur.

“Pertama kita tawarkan itu lokasi. Lokasinya itu strategis banget, kita dekat dengan Jakarta, kemudian juga kita tidak terlalu jauh ke jalan raya hanya 50 meter saja. Selain itu, area-area seperti area komersial, area pertokoan, ruko, kuliner banyak kita jumpai. Jadi ini salah satu pilihan untuk pilihan untuk keluarga yang dia tinggalnya tidak mau terlalu jauh dari Jakarta. Dia kerja di Jakarta, dia lebih dekat untuk ke Jakarta,” kata Head Sales & Marketing Grand Viksada Sandih Wijaya saat menjadi narasumber dalam program Indonesia Investment Forum yang ditayangkan rutin oleh EL JOHN TV.  Program ini dipandu host Ruby Herman.

Selain area komersil, Grand Viksada juga tidak terlalu jauh dari sekolah dan pasar. Untuk sekolah, klaster ini dekat dengan  sejumlah sekolah, mulai dari TK hingga Sekolah Menengah ke Atas. Sedangkan untuk pasar Grand Viksada tak jauh dari pasar tradisional Kranji Baru

“Di lokasi kita itu ada sekolah SMK Negeri 1. Kalau sekolah ada juga beberapa TK dan lokasinya tidak jauh dari kita. Kemudian juga ada SD, SD negeri yang lokasi juga tidak jauh dari kita dan SMK Negeri ! yang lokasinya juga tidak jauh dari kita,” terang Sandih.

“Kemudian untuk supermarket kita dekat dengan Giant supermarket. Untuk pasar tradisionalnya, kita dekat dengan pasar Kranji Baru itu namanya. Itu pasar tradisionalnya bisa ditempuh kurang lebih 10 menit. Kemudian kita juga dekat dengan pasar Bintara, pasar Pondok Kopi namanya,” tambahnya.

Sandih menjelaskan, Grand Viksada merupakan kelanjutan dari Cluster Viksada yang telah dibangun pada  tahun  2015 di Jalan Bintara 11. Cluster Viksada menjadi klaster pertama yang dibangun CV Viksada sebagai developer. Sebelumnya,  di wilayah yang sama yakni di jalan Bintara 11, CV Viksada juga telah membangun pertokoan sebanyak 5.000 unit. Pembangunan pertokoan ini menjadi project pertama , sedangkan untuk  Cluster Viksada menjadi project kedua yang dikerjakan CV Viksada dan terbaru adalah Grand Viksada yang menjadi project ketiga.

Klaster pertama ini,  menjadi pilot project CV Viksada untuk melebarkan bisnisnya di bidang properti, khususnya tempat tinggal. Klaster  pertama ini menuai hasil yang memuaskan, hanya dalam waktu empat tahun dari 2015 hingga  tahun 2019 sebanyak 30 unit di klaster ini sudah habis terjual. Dengan hasil membanggakan itu, CV Viksada akhirnya membangun Grand Viksada di kawasan Bintara 6.

“Kita membangun project kedua, di project kedua ini kita bangun Cluster Viksada, kita namai Cluster Viksada, itu rumah totalnya 30 unit, tipenya itu 45-72, satu lantai, lokasinya di Bintara 11, sekarang itu sudah sold out, sudah berpenghuni semuanya. Itu dari tahun 2015 sampai tahun 2019. Nah kemudian dari tahun 2019 ini, kita bangun project ketiga di Bintara 6, kita Namanya daerahnya Bintara 6,” tutur Sandih.

Ada 28 unit yang dibangun untuk di Grand Viksada, dengan type 90-72. Bangunan berlantai dua ini memiliki tiga kamar tidur dan satu kamar tidur untuk pembantu.  Untuk material bangunannya tak jauh berbeda dengan bangunan di Cluster Viksada.

“Kalau spech secara keseluruhan dari pondasi kita gunakan batu kali, kemudian dinding kita pakai hebel terus plesterannya kita pake aci. Kemudian lantai kita pakai keramik 60 x 60. Kemudian kusennya almunium, kemudian atapnya itu baja ringan,” ungkap Sandih.

Sejak di bangun tahun 2019 hingga Februari 2021, sudah ada 50 persen lebih  hunian di Grand Viksada ini. terjual “Jadi mulai starting Juli 2019 sampai tahun 2021 bulan Januari, itu sudah terjual 17 unit. Kita melebihi 50 persen dari keseluruhan unit.” Kata Sandih.

“Kita bangunkan kualitas, kita bangunkan kenyamanan, supaya konsumen ini merasa aman dan nyaman juga  memiliki hunian dari kami. Jadi kalau ada konsumen-konsumen datang silahkan, kunjungi lokasi kita, kalau mau lihat Cluster Viksada, kita persilahkan melihat. Inilah yang sudah berjalan, sudah berpenghuni, sudah berkeluarga semua nah itu bisa dilihat. Speknya, bangunannya segala macam bisa dibandingkan karena kita utamakan kualitas,” lanjut Sandih seraya menambahkan untuk target pasarnya  lebih ke menengah ke atas.

Dipilihnya Bintara sebagai area bisnis properti CV Viksada bukan tanpa alasan. Pembangunan yang pesat menjadi salah satu alasan dipilihnya kawasan Bintara ini. Selain itu dari sisi pengawasan, Bintara termasuk wilayah yang mudah diawasi.

“Saat ini kami fokusnya di Bintara, karena secara manajerial dan pengawasan, kami lebih mudah, karena kita bisa lihat tanah-tanah di Bintara kalau misalkan masih ada yang kosong nah itu kita bisa bangun. Kalau kita bisa dekat kenapa juga kita harus jauh-jauh dulu. Kita dekat-dekat dengan Bintara dulu, lalu setelah itu kita akan mengembangkan areanya di wilayah lain. Sebenarnya kita lagi mempersiapkan project keempat, itu di daerah Pendurenan Bantar Gebang. Nanti setelah selesai project ketiga ini  kita akan langsung melanjutkan project keempat,” tutup Sandih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *