Gubernur Bali Genjot Pembangunan Infrastruktur Nusa Penida Untuk Dorong Pariwisata

0
majukan-pariwisata-gubernur-genjot-pembangunan-in-800-2019-10-07-015431_0

Pembukaan resmi NPF V 2019 di Desa Ped, Kecamatan Nusa Penida, Minggu kemarin ditandai pemukulan kulkul (kentongan) oleh Gubernur Koster bersama Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta. Tenaga Ahli Menteri Pariwisata Bidang Pemasaran dan Kerjasama Pariwisata, Prof Dr Ir I Gede Pitana MSc, yang hadir dalam acara itu juga ikut memukul kulkul bersama Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati alias Cok Ace, Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra,

Sebelum NPF V dibuka resmi, lebih dulu dilakukan pelepasan tukik yang dipimpin Ketua TP PKK Provinsi Bali, nyonya Putri Suastini Koster. Selain itu, kegiatan diawali dengan prosesi upacara pakelem yang dipuput oleh Ida Pedanda Gede Jelantik, Minggu pagi pukul 08.00 Wita. Upacara pakelem juga diiringi Tari Rejang Renteng 1.000 Penari dari ibu-ibu PKK dari 48 desa se-Kecamatan Nusa Penida, pukul 09.00 Wita. Para penari rejang renteng menari dengan posisi menghadap ke laut selama 8 menit.

Sementara, Gubernur Koster dalam sambutannya mengatakan kawasan Nusa Penida punya beragam potensi wisata, namun belum tergarap secara maksimal akibat masih minimnya infrastruktur pendukung sebagai daerah tujuan wisata. Padahal, kawasan Nusa Penida mulai berkembang dan dilirik sebagai salah satu destinasi wisata favorit di Bali oleh turis mancanegara.

Itu sebabnya, begitu dilantik sebagai orang nomor satu di Bali setahun lalu, Gubernur Koster langsung mengambil berbagai langkah strategis untuk memajukan pariwisata Nusa Penida. Caranya, dengan menggenjot pembangunan infrastruktur di pulau seberang timur kawasan wisata Pantai Sanur ini.

“Potensi yang dimiliki Nusa Penida adalah berupa pemandangan alam dan bawah laut, serta sejumlah pura yang berpotensi menjadi tujuan wisata religi. Hal ini sangat potensial dikembangkan menjadi sumber pertumbuham ekonomi baru di Bali, khususnya Kabupaten Klungkung.”Ujar Gubernbur

“Di Nusa Penida banyak pura yang bisa dikemas menjadi wisata religi. Dengan kelebihan yang dimilikinya, daerah ini akan menjadi magnet bagi para wisatawan. Nusa Penida sangat potensial sebagai sumber penghasil PAD (Pendapatan Asli Daerah) baru bagi Klungkung, sehingga akan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” Imbuh Gubernur

Menurut Koster, kebutuhan akan infrastruktur penyeberangan ke Nusa Penida mutlak diperlukan jika melihat kondisi penyeberangan yang ada saat ini. “Pembangunan ini untuk menunjang kepentingan masyarakat agar Nusa Penida mudah dijangkau, utamanya saat pelaksanaan upacara di Pura Penataran Ped, sehingga pamedek dari luar gampang tangkil. Masyarakat asli Nusa Penida juga lebih gampang mobilisasi kalau mau keluar. Dan, yang terpenting layanan pariwisata juga lebih baik,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *