Gubernur dan Ketua PKK Sulsel Akan Dampingi Presiden di Puncak Peringatan Harganas XXV 2018
Pj Gubernur dan Ketua PKK Sulsel akan mendampingi Presiden Jokowi yang dijadwalkan akan mengikuti puncak peringatan Harganas XXV 2018 yang diselenggarakan di Kota Manado, Sulawesi Utara, pada 7 Juli 2018 mendatang.
Dari Sulsel, juga akan hadir sekitar 500 peserta. Peserta gabungan dari Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Sulsel.
“Selain Gubernur dan Ketua PKK Sulsel juga hadir rombongan Sulsel hampir 500 orang, termasuk juara-juara lomba tingkat Provinsi Sulsel,” kata Kepala BKKBN Provinsi Sulsel Rini Riatika Djohari.
Rini Riatika menjelaskan, para pemenang yang berangkat adalah pemenang dari lomba Pidato Kependudukan, lomba Motivator KB Pria, lomba karya tulis kependudukan, lomba Praktek Mandiri Bidan Terbaik, lomba Promosi dan Koseling KB Pasca Persalinan dan Pasca Keguguran di RS tipe C.
Selain itu, Juara Kader Bina Keluarga Balita, Kader Lansia, Kader Bina Keluarga Remaja, Penyuluh KB Terbaik, Penyuluh KB Non-PNS Terbaik, Pemenang KB Lestari 5 Tahun, 10 Tahun dan 15 Tahun.
Peserta dari Sulsel juga akan menampilkan karya-karya mereka yang terdiri dari Juara Kader Pengelola UPPKS ( Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera) dari Enrekang, Juara Kelompok PIK Remaja (Pusat Informasi dan Koseling) jalur masyarkat dari Kabupaten Bone, Juara PIK Remaja Jalur pendidikan dari Kab Bulukumba.
“Jadi juga yang kita bawa pameran adalah hasil-hasil karya dari peningkatan hasil pendapatan rakyat yang kita bina selama ini, seperti songkok to Bone, Dangke dan Kopi, ini sekaligus kita promosi untuk Sulsel,” jelas Rini.
Harganas sendiri memiliki tujuan untuk meningkatkan peran serta pemerintah dan pemerintah daerah, mitra kerja dan swasta, tentang pentingnya penerapan 8 (delapan) fungsi keluarga.
Kedelapan fungsi tersebut, diantranya, agama, sosial budaya, cinta kasih, perlindungan, reproduksi, sosialisasi dan pendidikan, ekonomi, dan lingkungan.
Serta pembentukan karakter sejak dini, guna mewujudkan pelembagaan keluarga kecil, bahagia, dan sejahtera.
Terdapat empat konsep pendekatan keluarga yang digunakan pada Harganas XXV (25) 2018, yakni Keluarga Berkumpul, Keluarga Berinteraksi, Keluarga Berdaya dan Keluarga Peduli dan Berbagi.
