Gubernur Pramono Lepas 33 Ribu Pemudik Gratis ke 6 Provinsi

0
siaranpers_pemprov_dki-20260317110513_chjqdd_468

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubenur DKI Jakarta Rano Karno melepas pemberangkatan pemudik dalam program mudik gratis 2026 (Foto: Diskominfotik DKI Jakarta)

El John News, Jakarta-Gelombang pemudik terus  bergerak dari ibu kota. Yang terbaru datang dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang memberangkatkan 33.902 warga dalam program Mudik Gratis 2026 dari kawasan Monas, Jakarta Pusat, Selasa (17/3/2026).

Pelepasan dilakukan langsung oleh Gubernur Pramono Anung, sebagai bagian dari upaya menghadirkan fasilitas mudik yang aman, nyaman, serta dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

Gubernur Pramono mengungkapkan, jumlah peserta tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Tingginya minat masyarakat menjadi indikator kuat bahwa kebutuhan akan layanan mudik yang layak terus bertambah.

“Jumlah peserta mudik gratis tahun ini mencapai lebih dari 33 ribu orang dan meningkat sekitar 34 persen dibandingkan tahun lalu. Ini menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap fasilitas mudik yang aman dan nyaman terus meningkat

Untuk mengakomodasi lonjakan tersebut, Pemprov DKI Jakarta menyiapkan 744 unit bus yang melayani perjalanan mudik maupun arus balik. Total kapasitas yang disediakan mencapai lebih dari 35 ribu penumpang. Selain itu, disediakan pula fasilitas pengangkutan sepeda motor guna menekan risiko kecelakaan bagi pemudik roda dua.

Program ini melayani perjalanan ke 20 kota dan kabupaten yang tersebar di enam provinsi, yaitu Lampung, Sumatra Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sedang menyapa peserta mudik gratis di dalam bus (Foto: Diskominfotik DKI Jakarta)

Pramono menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi perhatian utama dalam penyelenggaraan program ini. Seluruh kendaraan telah melalui uji kelayakan, sementara para pengemudi dipastikan dalam kondisi sehat dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.

“Keselamatan pemudik merupakan prioritas utama dalam program ini. Dengan berbagai persiapan tersebut, kami berharap pelaksanaan mudik tahun 2026 dapat berjalan lancar, aman, dan sesuai harapan,” tegasnya.

Pelaksanaan program ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak melalui skema tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), seperti Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta. Kolaborasi ini memungkinkan penambahan kuota peserta seiring tingginya antusiasme masyarakat.

Sementara itu, terkait arus balik, Pemprov DKI memperkirakan jumlah pendatang pasca-Lebaran berada di kisaran 10.000 hingga 12.000 orang. Angka ini dinilai lebih rendah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Jumlah pendatang pasca-Lebaran diperkirakan sekitar 10 hingga 12 ribu orang. Ini menunjukkan adanya perkembangan ekonomi yang semakin merata di berbagai daerah,” jelas Pramono.

Peserta mudik gratis yang digagas Pemprov DKI Jakarta, sedang menunggu pemberangkatan (Foto: Diskominfotik DKI Jakarta)

Meski demikian, Pemprov DKI tetap membuka peluang bagi masyarakat yang ingin mengadu nasib di Jakarta, dengan catatan memiliki kesiapan dan kemampuan yang memadai.

Menutup pernyataannya, Pramono menyampaikan harapan agar seluruh pemudik dapat menjalani perjalanan dengan aman dan kembali ke ibu kota dalam kondisi sehat.

“Selamat merayakan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Semoga perjalanan mudik berlangsung lancar, selamat sampai tujuan, dan kembali ke Jakarta dengan penuh kebahagiaan serta semangat baru,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *