EconomicHeadline News

Guna Memudahkan Pemasaran Produk UMKM, PSMTI Luncurkan Grup Telegram Lapak PSMTI Nusantara

Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) meluncurkan Grup Telegram Lapak PSMTI Nusantara. Peluncuran ini dilakukan oleh Ketua Umum PSMTI David Herman Jaya pada saat Webinar online seri tujuh dengan tema “Strategi Penjualan Yang Praktis dan Terbukti Berhasil Meningkatkan Keuntungan di Era Pandemi”.

Webinar yang  ditayangkan langsung oleh EL JOHN TV melalui program Community Update ini,  merupakan kegiatan rutin PSMTI bekerjasama dengan  dengan GLC (Global Leadership Center).

Wakil Ketua Umum Departemen Usaha dan Ekonomi Kreatif PSMTI, Ir. Dedy Rochimat, M.M, mengatakan Grup Telegram Lapak PSMTI Nusantara ini dihadirkan untuk memudahkan anggota PSMTI menjual produk usahanya. Dalam grup tersebut ada beberapa item yang dapat digunakan anggota PSMTI untuk melancarkan bisnisnya.

“Disini akan diadakan jual beli barang dan jasa, kemudian ada peluang mitra usaha atau franchise dan lowongan kerja. Jadi bapak/ibu sekalian, kenapa PSMTI Pusat membuat group telegram lapak PSMTI Nusantara. Ini semua terinspirasi dan mendapat rekomendasi dari beberapa provinsi. Terutama paling duluan saya mendapat call dari ketua PSMTI Riau, Pak Steven Sandjaya. Beliau menyatakan ini sangat baik untuk kita semua, terutama Riau  sudah menjalankan,” kata Founder dan CEO Vivere Group ini.

Dedy meyakini  grup ini dapat menjadi solusi dalam mengoptimalkan mengoptimalkan transaksi jual beli produk ekonomi kreatif yang dimiliki anggota PSMTI di tengah pandemic Covid-19. Selain itu, grup ini dapat memperkuat kehadiran elektronik direktori UKM PSMTI.

“Menganjurkan juga agar alangkah baiknya kita di PSMTI ini semuanya punya lapak seperti ini. Akhirnya saya berpikir ini benar dan sangat bagus. Ini juga bisa menjadi cikal bakal daripada orang-orang mendaftarkan di direktori,” ungkap Dedy.

Terkait E-Direktori UKM PSMTI, Dedi sebagai penggagas program direktori ini menargetkan ada 1.000 UKM milik anggota PSMTI yang tercantum dalam direktori tersebut. Dengan banyaknya pelaku usaha yang ikut di program maka promosi dan sasaran yang dicapai akan mudah didapatkan.

‘Tujuannya kita akan mempromosikan seluas-luasnya dan mempertemukan transaksi antara anggota PSMTI. Kemudian mewujudkan komunitas dan ekosistem yang saling terkoneksi. Nanti kita melalui media yaitu file PDF, kita juga bisa melalui telegram. Memang sasaran kita 1.000 UKM milik anggota PSMTI yang mudah-mudahan bisa tercatat tapi sampai saat ini masih sangat kurang baru sepuluhan, jadi kalau bisa semua teman-teman bergerak untuk mau mendaftarkan diri,” ujar Dedy.

Ketua PSMTI Provinsi Riau Stephen Sanjaya yang hadir dalam webinar ini menyambut baik program-program yang diusung Departemen Usaha dan Ekonomi Kreatif PSMTI. Stephen menyebut digitalisasi yang menjadi konsep dalam program ini merupakan upaya yang tepat dalam menghidupkan roda penjualan produk-produk UKM.

Salah satu yang telah dirasakan manfaatnya adalah Group Telegram. Di lingkungan PSMTI Provinsi Riau, Stephen mencoba untuk membentuk grup tersebut dan ternyata hasilnya di luar dugaan, banyak anggota PSMTI Provinsi Riau yang tertarik untuk masuk di grup tersebut.

 “Saya menyuruh salah satu kabid di PSMTI yang membidangi teknologi untuk membuat group whatsapp dulu, jadi kita bagi dua namanya yang satu namanya PSMTI food market yang kedua PSMTI non food market, di broadcast lah sebagai invitation, tidak sampai satu jam itu group whatsapp-nya sudah penuh 257 orang yang masuk ke sana, jadi cuma satu jam saja sudah penuh. Kemudian besoknya kita sudah membuat grup telegram jadi sama food dan non food dan sampai hari ini grup tersebut masih berjalan,” terang Stephen.

Grup Telegram Lapak PSMTI Nusantara yang diinisiasi Departemen Usaha dan Ekonomi Kreatif PSMTI ini, mendapat apresiasi dari Ketua UMUM PSMTI David Herman Jaya. Dalam sambutannya pada acara webinar ini, David mengatakan terobosan yang dilakukan Departemen Usaha dan Ekonomi Kreatif PSMTI semata-mata untuk memberikan kemudahan bagi anggota PSMTI  dalam memasarkan produk usahanya.

“Terima kasih kepada pak Dedy Rochimat yang telah merealisasikan program-program Departemen Usaha dan Ekonomi Kreatif PSMTI yang melengkapi dengan lapak PSMTI Nusantara.Lapak ini berfungsi sebagai sarana untuk perdagangan sesama anggota PSMTI,” ucap David.

“Kesuksesan merupakan sebuah perjalanan dan juga sebuah tujuan. Mari terus kita bergerak di tengah kondisi kelesuan perekonomian yang terjadi saat ini. Untuk itu PSMTI kembali mengadakan webinar seri ketujuh, dengan harapan kita dapat termotivasi dalam menjalankan usaha yang tidak hanya menambah pendapatan kita tetapi juga ikut mempercepat pemulihan ekonomi khususnya sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM),” tambahnya.

 

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close