Guna Yakinkan Nuklir Aman Untuk Kesehatan, Bapeten Gelar Korinwas 2018
Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten), Rabu pagi, 9 Mei 2018, menyelenggarakan Konferensi Informasi Pengawas (Korinwas) Ketenaganukliran Tahun 2018 di Hotel Sari Pacific, Jakarta. Acara ini dibuka oleh Kepala Bapeten Jazi Eko Istiyanto. Konriwas tahun ini mengambil tema “Sehat dan Aman Dengan Nuklir”.
Selain sejumlah pejabat tinggi Bapeten, Korinwas juga dihadiri para mitra Bapeten, seperti perwakilan dari Kementerian Kesehatan, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Badan Siber dan Sandi Negara (BSNN), Perguruan Tinggi, Akademisi serta Lembaga Penelitian.
Dalam sambutannya Kepala Bapeten Jazi Eko Istiyanto mengatakan tema yang diusung di Korinwas ini merupakan komitmen Bapeten dalam meningkatkan keselamatan dalam penggunaan alat-alat ketenaganukliran.
“Kita berusaha menaikkan budaya keselamatan, sehingga budaya keselamatan itu tinggi. Kami tidak perlu inspeksi, Bapak Ibu pemegang izin itu sudah sadar bahwa ini adalah urusan keselamatan bersama , urusan keselamatan kita semua dan generasi mendatang,” kata Jazi.
Urusan keselamatan bukan hanya terkait penggunaan alat ketenaganukliran saja namun keamanan siber juga dibutuhkan. Karena itu pelu ada kerjasama dengan pihak terkait dalam keamanan siber ini, salah satunya dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
“Kenapa BSNN (Badan Siber dan Sandi Negara), karena hubungannya apa, karena keselamatan dan keamanan juga bergantung kepada siber security. Kalau server-nya Bapeten di hack izinnya dirubah, seharusnya sudah habis menjadi habisnya satu tahun lagi, itu mungkin tidak berujung pada keselamatan. Sama saja dijalan orang naik motor tidak pakai SIM tidak terjadi kecelakaan, tapi polisi menyelahkan itu karena itu mendukung terjadinya kecelakaan,” ujar Jazi.
Sementara itu, Deputi Pengkajian Keselamatan Nuklir Bapeten, Yus Rusdian Akhmad menjelaskan , sesuai dengan tema Korinwas, bahwa pertemuan ini penting dalam rangka mendesiminasi informasi yang berkaitan dengan aspek-aspek pengawasan khususnya di bidang pengawasan radiasi pengion dibidang kesehatan kepada seluruh stakeholder Bapeten.
“Kemudian momen ini memanfaatkan untuk menguatkan kembali sinergi kerjasama dan koordinasi dengan stakeholder untuk membangun pengawasan yang kita sebut dengan pengawasan partisipasi, sehingga diharapkan Bapeten bersama stakeholder lainnya kita bisa bersinergi membangun, menjamin keselamatan radiasi di bidang kesehatan,” kata Yus dalam jumpa pers usai pembukaan Korinwas.
Tema Sehat dan Aman Dengan Nuklir yang menjadi tema dalam Konriwas ini merupakan bentuk dukungan Program Nawa Cita Presiden Jokowi yaitu menghadirkan kembali negara untuk melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada seluruh warga negara.

