Gunung Krakatau Tampil Sebagai Juara di Volcano Cup 2018

0
d99bed21-ab54-4e06-b2a0-ae4d16490a16_169

Selamat buat Gunung Krakatau di Provinsi Lampung yang berhasil keluar sebagai pemenang Volcano Cup 2018.  Salah satu gunung eksotis di Indonesia keluar sebagai pemenang setelah meraih suara terbanyak atas rivalnya Gunung Taupo di News Zealand,  dalam polling yang ada di akung Twitter milik vulkanolog Dr. Janine Krippner (@janinekrippner).

Polling ini, ditutup pada Jumat malam, 2 Maret 2017 pukul 21.40 WIB,  dengan hasil akhir Gunung Krakatau meraih 59 persen dari total 4.223 pemilih, sedangkan Gunung Taupo hanya memperoleh 41 persen.

“‏Setelah sejumlah 27.056 total suara untuk semua gunung berapi sepanjang tahun 2018 #VolcanoCup, saya mengucapkan KRAKATAU, INDONESIA sebagai pemenangnya! Terima kasih banyak telah membantu meningkatkan kesadaran tentang aktivitas vulkanik, bahaya, risiko, dan kesiagaan di seluruh dunia,” ucap Janine Krippner di Twitter beberapa menit setelah polling usai.

Sebelum “berlaga” di babak final, Krakatau mengikuti babak penyisihan bersama gunung-gunung berapi lainnya. Negara-negara peserta Volcano Cup 2018 antara lain Amerika, New Zealand, Meksiko, Chili, Jepang, Iceland, Itali, Filipina, dan Guetemala.

Gunung api asal Indonesia adalah Krakatau, Merapi, Toba, dan Gunung Agung. Krakatau melaju hingga semifinal berhadapan dengan Gunung Etna dari Itali, Kamis, 1 Maret 2018.

Gunung Krakatau terletak di Selat Sunda antara Jawa dan Sumatera. Pada 27 Agustus 1883, dentuman letusannya terdengar hingga ke Australia dan Jepang serta merenggut sekitar 36 ribu nyawa. Letusan Gunung Krakatau juga menenggelamkan pantai-pantai di Jawa dan Sumatera.

Letusan akbar Gunung Pulau Krakatau diperingati setiap 27 Agustus. Di tanggal itu pada 1883, Krakatau yang muncul di perairan Selat Sunda meledak hingga dua per tiga tubuhnya hancur. Hujan abu, lontaran lava, dan tsunami menerjang pulau-pulau terdekat hingga pesisir selatan Lampung dan barat Banten.

Latar belakang sejarah itulah yang membuat Gunung Krakatau ikut dalam kompetisi ini. Pemilihan gunung berapi sedunia ini diadakan dengan cara polling di media sosial Twitter Janine Krippner. Gunung api yang paling banyak dipilih warganet akan dibahas oleh para volkanolog.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *