Industri Retail Wilayah DKI Jakarta Diproyeksikan Tumbuh Double Digit Pada 2020
Industri retail di wilayah DKI Jakarta diproyeksikan tumbuh double digit pada 2020 mendatang. Optimisme ini dipengaruhi rencana pemerintah untuk menerbitkan Rancangan Undang-Undang Omnibus Law serta stabilitas harga pangan yang tetap terjaga.
Pertumbuhan industri retail di wilayah DKI Jakarta mencapai 6,01% di sepanjang tahun 2019 pencapaian ini diikuti dengan pertumbuhan konsumsi rumah tangga dan stabilitas harga dan inflasi terjaga baik.
Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berharap industri ritel modern di Indonesia pada tahun ini bisa mencapai pertumbuhan dua digit, atau sekitar 10 persen hingga 12 persen. Tahun lalu, pertumbuhannya baru mencapai 8,6 persen dengan total pendapatan dari peritel yang tergabung dalam Aprindo sekitar Rp 230 triliun.
Ketua umum Asosiasi Pengusaha Retail Indonesia atau Aprindo Roy Nicholas Mandey memprediksi momentum pertumbuhan industri retail masih akan berlanjut di tahun 2020, Roy pun menargetkan pertumbuhan industri retail tahun depan dapat mencapai kisaran 9-10 %.
“di tahun depan kita berharap double digit yang pertama di dalam industri retail” Ujar Roy
Roy menambahkan, pertumbuhan di tahun depan di antara 10% dan ini belum pernah terjadi selama 5 tahun terakhir ini, kita semua berharap di tahun depan 2020 ada kinerja kabinet indonesia maju yang luar biasa dan omnibus law.
“dan dijaga nya inflasi kemudian di jaga energy komponen harga tetap di subsidi dan dua kebijakan pemerintah moneter dan fiscal akan stimulus untuk kegiatan daya saing kita dan juga mendorong tetap kita berusaha” Ungkap Roy
Harapan Roy ini dilontorkan melihat keberhasilan pemerintah dalam menjaga inflasi. Apalagi survei Bank Indonesia juga menyebutkan bahwa Indeks Kepercayaan Konsumen saat ini mencapai 124,5.
