Sebagai Travel Agent Terlama, AntaVaya Tetap Eksis di Tengah Ketatnya Persaingan

0
IMG-20191130-WA0039

Ketatnya persaingan travel agent di negeri ini,  tidak membuat PT AntaVaya Corporate Travel (AntaVaya) minder. Perusahaan biro perjalanan terlama di Indonesia itu,  justru terus eksis di tengah gencarnya perubahan zaman, khususnya di sektor teknologi digital. Dengan kondisi seperti itu, AntaVaya mau tidak mau harus  mengikutinya.. Yang menjadi pegangan AntaVaya untuk tetap tampil prima di dunia travel agent, adalah terus berinovasi.

“Kita harus menerima perubahan tersebut. Itu semua agar kita dapat melayani dengan baik calon calon Customer agar lebih baik kedepannya. Tentu saja Inovasi jelas dibutuhkan, Digitalisasi juga, dan hal yang penting adalak Komitmen Service,” kata Corporate Business Director AntaVaya Corporate Travel Fikdanel Thaufik, saat menjadi pembicara dalam program Indonesia Aviation Forum yang ditayangkan di EL JOHN TV beberapa waktu lalu. Program ini, dipandu oleh  Host Arista Atmadjati dan Co Host Shera Fanesha.

Fikdanel mengatakan, dunia digitalisasi merupakan dunia yang perkembangannya begitu cepat. Bukan hanya travel lain, industri lain juga banyak mengandalkan teknologi digitalisasi untuk menjalankan operasionalnya. Karena itu, harus disiapkan sebuah solusi berbasis digital yang dapat menopang semua pelayanan bisnis.

“Changing the Guarantee, kita juga harus berubah, palagi sekarang sudah masuk era Digitalisaasi, Antafaya Coorporate juga menyiapkan solusi yang kita sebut Corporate Online Solution, itu adalah suatu kemudahan untuk corporate untuk proses dari reservasi sampai proses full payment.  Itu semua kita solusikan melalui digital,” ujar Fikdanel.

Fokus ke Retail dan MICE

Fikdanel melihat pariwisata merupakan sektor yang hingga saat ini masih dibutuhkan oleh masyarakat. Bahkan terus dibutuhkan sampai akhir zaman. Ada 4 hal yang meyakinkan bahwa orang butuh jalan-jalan.

“Pertama, People Keep Communicated. Kedua, People Keep Meeting. Ketiga, People Keep entertaining. Keempat, People Keep Traveling. Jadi konteks itu lah yang mau saya sampaikan. Populasi kita menunjang dan orang Indonesia memunyai trend untuk mencari Experience. Mungkin itu hal yang dapat menunjang 4 poin yang saya sebutkan,” ungkap Fikdanel

Selalu menjaga hubungan dengan maskapai, merupakan salah satu upaya AntaVaya  untuk memenuhi kebutuhan costomernya. Fikdanel mengakui, sebagai travel agent, AntaVaya tidak bisa berdiri sendiri harus ada pihak-pihak yang dirangkul, di antara perusahaan penerbangan.

“Ya, Begini, tidak semua Travel Agent di dunia dapat menyediakan seluruh kebutuhan orang. Oleh karena itu kita tidak bisa sendiri tentu saja harus berpartner. Tentu saja perusahaan kita berpartner dengan semua maskapai yang berkaitan dengan kebutuhan customer kita dalam melakukan perjalanan,” tutur Fikdanel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *