Ini Pesan Mendikbud Kepada Para Alumni Olimpiade Sains Nasional
Ikatan Alumni Tim Olimpiade Komputer Indonesia (IA-TOKI), Minggu, 17 Desember 2017 menggelar Forum Alumni Olimpiade Sains Nasional di Hotel Arya Duta, Jakarta. Acara yang didukung oleh Direktorat Pembinaan SMA Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Kantor Staf Kepresidenan dan Bukalapak ini, dihadiri oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendi dan Deputi II Kantor Staf Presiden Yanuar Nugroho. Kehadiran Mendikbud sekaligus membuka perhelatan yang baru pertama digelar ini.
Dalam sambutannya, Mendikbud mengapresiasi prestasi yang diraih para peserta Olimpiade Sains Nasional. Mendikbud berpesan agar para pelajar berprestasi ini untuk selalu mensumbangsikan karyanya untuk kepentingan bangsa.
“Kebetulan anda semua adalah ditakdirkan oleh Tuhan memiliki keunggulan-keunggulan yang luar biasa dan ini adalah anugerah yang harus anda persembahkan, anda darma baktikan bukan hanya untuk diri sendiri atau keluarga, tapi juga untuk kepentingan bangsa ini.Karena itu betul menurut saya temanya itu Indonesia menagih,” kata Mendikbud.
Menurut Mendikbud untuk berkarya perlu ada faktor pendukung seperti sarana dan prasarana di sekolah. Mendikbud mengaku saat ini sarana dan prasarana tersebut masih kurang memadai, sehingga ada hambatan para pelajar dalam mengembangkan karyanya. Karena itu, pihak Kemendikbud siap mendorong tersedianya sarana dan prasarana sekolah yang memadai untuk bidang sains dan teknologi.
Selain itu, ada kebijakan dirasakan Mendikbud menjadi penghalang bagi pelajar yang ingin konsisten mengambil ilmu-ilmu eksakta saat melompat ke perguruan tinggi. Kebijakan harus dirubah itu, masih diperbolehkannya pelajar dari jurusan IPA masuk ke ilmu lain diluar IPA.Seharusnya Ilmu IPA saat di SMA hanya boleh mengambil jurusan Ilmu yang berkaitan dengan IPA. Ini penting agar Ilmu-ilmu eksakta dapat lebih dikembangkan lagi di perguruan tinggi. Mendikbud mengaku sudah membahas hal ini kepada Menristekdikti.
“Menurut saya harus ada kebijakan khusus misalnya apa mulai dari perguruan tinggi negeri tidak boleh menerima lulusan SMA ilmu eksata masuk ke ilmu-ilmu jurusan sosial.Diikuti dengan pembangunan sarana dan prasarana memadai. Tanpa itu, saya yang pesimis jika tidak ada kebijakan yang agak keras untuk menggiring anak-anak muda berbakat ini untuk tetap berada di jalur yang benar,” ujar Mendikbud.
Di pengunjung sambutan Mendikbud juga meminta agar pelajar yang berprestasi di bidang sains dan teknologi ini untuk tetap bekerja di Indonesia agar dapat membangun tanah air jauh lebih baik kedepan.
Forum Alumni Olimpiade Sains Nasional digelar untuk mempererat silaturahmi dan mengkosolidasikan pembentuakan wadah para alumni olimpiade sains nasional untuk berjejaring dan berkarya dalam rangka membangun bangsa dan N KRI mejadi bangsa yang makmur, sejahtera dan jaya. Diharapkan ajang ini dapat digelar secara rutin setiap tahunnya.
