Inilah Keunggulan Boeing 737 Max 8 yang Dimiliki Lion Air
Lion Air menjadi perusahaan penerbangan komersial pertama di dunia yang membeli pesawat Boeing 737 Max 8. Ada 11 pesawat Max 8 yang dibeli perusahaan berlogo singa ini. Lion Air membeli pesawat Boeing 737 Max 8 pada Juli 2017. Dengan harga US$ 100,5 juta per unit.
Namun, satu dari 11 pesawat Max 8 yang dimiliki Lion Air tidak berusia panjang. Baru sekitar dua bulan terbang, pesawat Boeing 737 Max 8 nomor penerbangan JT160 jatuh di Tanjung Karawang, Jawa Barat pada Senin pagi, 29 Oktober 2018. Pesawat tersebut jatuh saat terbang sekitar 13 menit dari Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten menuju Bandara Bandara Depati Amir Pangkal Pinang. Pesawat lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta sekitar pukul 06.20 WIB.
Pesawat tersebut baru melayani penerbangan sekitar dua bulan yang lalu, artinya pesawat ini masih baru. Pasalnya Lion Air baru menerima kedatangan pesawat dari Boeing pada bulan Agustus 2018.
Irit bahan bakar menjadi salah satu yang diminati Lion untuk membeli pesawat Boeing 737 Max 8. Pasalnya untuk menjaga julukannya sebagai pesawat berbiaya murah, Lion Air harus memiliki pesawat yang hemat bahan bakar. Penghematan bahan bakar yang dimiliki Boeing 737 max 8 ini mencapai 20 persen. dibandingkan generasi 737 saat ini (737 NG).
Selain bahan bakar, pesawat ini juga memiliki daya jelajah terbang 3.500 mil laut (6.500 km). Mesin yang digunakan pun merupakan mesin produksi terbaru yakni CFM LEAP 1B dengan diameter CFM LEAP-1B juga lebih besar 20 cm, sehingga menghasilkan thrust lebih besar. Dengan demikian, konsumsi bahan bakar mesin CFM LEAP-1B diklaim 11-12% lebih hemat. Operating cost-nya juga diklaim 7% lebih hemat dibanding mesin CFM56 yang dipakai varian 737 NG (Next generation).
Dari segi aerodinamika, yang diunggulkan yaitu sayap model baru dengan desain winglet terbaru yang dijuluki Scimitar Winglet. Inilah ciri utama varian B 737 Max yaitu ujung sayap pesawat dibelah menjadi dua, satu menjulur ke atas dan satu ke bawah.
Boeing sendiri baru memulai program desain dan perakitan pesawat tersebut di AS pada 30 Agustus 2011. Uji coba dimulai pada 29 Januari 2016. Tiga bulan kemudian, sertifikasi dari regulator AS dikantongi pada 3 Maret 2017.
Berjenis 737 Max 8, pesawat dengan berbadan ramping ini merupakan armada generasi keempat yang menawarkan efisiensi, daya jelajah lebih tinggi, dan kenyamanan dalam bilik kabin.
Pesawat ini merupakan produk terlaris dalam sejarah Boeing dengan pesanan 4.783 unit pesawat (per September 2018) dari seluruh dunia, dalam kurun waktu kurang dari 2 tahun.
