JAAN Lakukan Edukasi Kesejahteraan Hewan kepada Finalis Putri Bumi Indonesia 2023
Director of Domestic Jakarta Animal Aid Network/Yayasan JAAN Kesejahteraan Hewan/President of Associaton of Indonesian Shelter Veterinarians, Merry Ferdinandez, melakukan edukasi kepada seluruh finalis Putri Bumi Indonesia 2023 di Ibis Budget, Daan Mogot, Jakarta Barat pada Selasa (9/5/2023).
Setiap makhluk hidup, termasuk hewan, perlu diperhatikan kesejahteraan hidupnya. Oleh karena itu, acara karantina Putri Bumi Indonesia 2023 ini menjadi wadah untuk mengedukasi tentang kepedulian hewan. Nantinya, para finalis dapat menyebarkan atau mengampanyekan tentang kesejahteraan hewan kepada khalayak yang lebih luas.
“Dengan kapasitas teman-teman putri ini, mereka sebagai influencer kepada followers mereka, untuk terus mengedukasi tentang pentingnya kesejahteraan hewan, baik hewan peliharaan yang dipelihara oleh masing-masing masyarakat, juga mendukung perusahaan-perusahaan yang berbasis kesejahteraan hewan ternak,” ucap Merry saat diwawancarai oleh tim EL JOHN Media.
Meski begitu, ternyata masih banyak berita di media mengenai penyiksaan hewan. Menurut Merry, terjadinya hal tersebut dikarenakan kurangnya kepedulian dari diri sendiri. Selain itu, juga kurangnya pendidikan tentang belas kasih dari rumah.
“Hewan itu makhluk yang tidak berdaya. Kalau kita bisa melakukan kejahatan atau penyiksaan kepada hewan, tidak menutup kemungkinan berani melakukan kepada orang tua, pada orang yang statusnya di bawah kita, terutama status ekonominya di bawah kita. Jadi, itu masalah besar yang ada di Indonesia,” jelas Merry.
Untuk menyadarkan kepedulian masyarakat, maka dibutuhkan kekuatan dari orang-orang yang bisa mempunyai pengaruh kepada orang lain, salah satunya adalah Putri Bumi atau public figure lainnya.
“Pertama, terus memberikan wawasan ini bahwa penting kita peduli. Kedua, kita harus mengajarkan empati dan belas kasihan pada makhluk hidup seperti hewan. Kalau kita bisa memperlakukan orang yang statusnya di bawah kita, atau juga makhluk hidup yang lebih di bawah kita, itu artinya kita bisa melakukan lebih baik lagi untuk orang sesama kita,” kata Merry.
Merry berharap, JAAN dapat berkolaborasi dengan Putri Bumi Indonesia untuk mengampanyekan kesejahteraan hewan.
“Kita senang sekali karena ini issuenya sangat relate. Bumi, lingkungan, kesejahteraan hewan, terutama sekarang kita mengalami pemanasan global yang kita rasain banget,”
Perubahan iklim yang sangat ekstrim berhubungan dengan ekosistem hewan dan dapat berfungsi sebagai ekologisnya.
“Kalau misal kita peduli tentang satwa liar, akhirnya kita peduli sama tempat tinggalnya, akhirnya kita mensupport untuk pemerintah tidak melakukan ekspansi dan penerbitan izin untuk hutan sawit dan segala macam, yang berkaitan dengan pembabatan hutan. Sehingga kita punya better source sehingga kita bisa mengurangi dampak emosi global,” tutup Merry.
