Jalan Tol Seksi Helvetia – Marelan Akan Ditutup Kembali Sembari Menanti Izin dan Aturan Tarif Tol
Ruas jalan bebas hambatan (jalan tol) Medan – Binjai di Seksi Helvetia – Marelan sepanjang 2,7 km yang sebelumnya sempat dibuka fungsional untuk mendukung arus mudik Lebaran 1439 Hijriah lalu, akhirnya akan ditutup kembali setelah H+7 Lebaran, tepatnya pada hari Minggu (24/6) mendatang.
“Setelah dibuka fungsional pada musim mudik lebaran, tol Helvetia-Marelan akan kami tutup hari Minggu ini,” kata Manajer Pelaksanaan Tol Medan – Binjai, Mahar Muliawan kepada Eljohnnews.com, pada hari Jumat (22/6).
Menurut Mahar Muliawan, jalan tol Seksi Helvetia – Marelan belum bisa dibuka secara permanen bagi masyarakat sekitar. Alasannya, murni karena keseluruhan teknis pembangunan seksi jalan tol itu belum rampung sepenuhnya.
Di samping itu, pihak pelaksanaan Tol Medan – Binjai masih harus melengkapi fasilitas rambu-rambu lalu lintas dan juga petugas yang nantinya bekerja mengelola tol seksi Helvetia – Marelan tersebut masih belum tersedia.
“Jadi selain karena belum selesai 100% dan kelengkapan fasilitas lainnya, alasan lainnya belum juga karena kami belum mengajukan kita izin operasional permanen kepada Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT),” kata Mahar menambahkan kembali penjelasannya.
Mahar Muliawan mengatakan bahwa sampai saat ini pihaknya belum bisa memastikan kapankah waktunya jalan tol seksi Helvetia – Marelan itu dapat dibuka secara permanen untuk digunakan oleh masyarakat umum.
“Tentu harapan kita sama yaitu agar segera dibuka permanen, namun mohon maaf belum bisa kita buka,” katanya.
Mahar menjanjikan bahwa saat tiba waktu pembukaan jalan tol ini pasti disampaikan kepada masyarakat.
“Karena pun kita masih juga menunggu soal ketetapan atau ketentuan besaran tarif tol Seksi Helvetia – Marelan tersebut,” ungkap Mahar.
Sebelumnya, pada momen mudik Lebaran 2018 lalu, Mahar menjelaskan bahwa tol seksi Helvetia – Marelan cukup banyak dilewati kendaraan masyarakat. Namun jumlah kendaraan yang melintas di jalan tol ini, masih jauh dari kapasitas atau daya tampung jalan tol itu sendiri.
Sekedar informasi, bahwa jalan tol Seksi Helvetia – Marelan nantinya menjadi alternatif baru bagi masyarakat untuk bepergian menuju Helvetia ke Marelan dan sebaliknya. Tol itu juga akan tersambung dengan tol Seksi Marelan – Tanjung Mulia sepanjang 1,5 km yang saat ini sedang dalam pembebasan lahan.
“Dari tol Seksi Helvetia-Marelan ini,masyarakat dari Binjai maupun Sei Semayang bisa menuju Marelan dan menuju Belawan, Tanjung Morawa, Kualanamu hingga Sei Rampah dan Tebing Tinggi setelah nantinya masuk tol Belmera melalui Tanjung Mulia, dan begitu juga sebaliknya,” tutup Mahar Muliawan.
