Jatim Park 2 Tutup Wahana Pemotretan Satwa
Manajemen tempat wisata Museum Satwa, Jatim Park Group, Kota Batu, Jawa Timur, mengambil langkah menyusul peristiwa diterkamnya siswi TK asal kediri oleh anak harimau benggala. Pihak manajemen terpaksa menutup sementara wahana pemotretan pengunjung dengan satwa dan mengandangkan enam anak harimau benggala tersebut.
“Sesuai saran Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur, harimau tersebut kini tidak lagi dipakai sebagai binatang peragaan, tetapi masuk kandang display,” kata Manager Humas Jatim Park Group Titik S Ariyanto.
Jika nanti wahana pemotretan dibuka, pihak manajemen tidak akan memperbolehkan jalur pengunjung melewati wahana tersebut agar tidak terjadi kegaduhan yang mengakibatkan hewan peraga tidak dapat mengontrol emosinya sehingga dapat melukai pengunjung.
Selain itu menurut Titi akan ada penambahan petugas di area pemotretan yang dapat sigap jika hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.
“Saat ini, lokasi tersebut juga masih ditutup sementara usai kejadian, dan kini tim kami masih terus koordinasi dengan tim BBKSDA Jawa Timur,” kata Titik.
Manajemen Jatim Park Group mengakui kejadian tersebut murni kecelakaan yang tidak diharapkan oleh siapa pun, dan jenis binatang yang menerkam siswi tersebut adalah anak harimau benggala yang berusia 6 bulan.
Persitiwa itu, terjadi saat sejumlah siswa bergantian akan melakukan foto bersama harimau, namun tiba-tiba seekor anak harimau menerkam salah satu siswwi TK bernama Putri (5) akibatnya korban mengalami luka serius di bagian dada. Pihak Jatim Park akan membiayai pengobatan korban hingga sembuh. Diduga anak harimau tersebut panik dan tidak dapat mengontrol emosinya akibat berisiknya suasana di arena pemotreran.
