Jelang Lebaran, Mendag Tinjau Pasar di Palangkaraya
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menegaskan harga dan pasokan barang kebutuhan pokok (bapok) terkendali hingga Lebaran yang kurang dari seminggu lagi. Hal ini disampaikan Mendag Enggar saat meninjau pasar rakyat di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Sabtu (9/6).
“Secara keseluruhan semua harga stabil, tidak ada soal. Harga bapok seperti bawang merah, bawang putih, dan gula juga tidak ada soal. Beras Bulog dijual dengan harga Rp9.450/kg. Kementerian Perdagangan akan terus menjaga agar harga stabil dan pasokan cukup saat Lebaran,” ungkap Mendag Enggar saat peninjauan.
Mendag Enggar pun blusukan ke Pasar Besar dan Pasar Kahayan, Kota Palangkaraya. Pantauan di kedua pasar menunjukkan beras medium Bulog dijual di harga Rp9.450/kg. Harga ini lebih rendah dari harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah untuk wilayah Kalimantan, yaitu sebesar Rp9.950/kg. Begitu juga dengan beras premium, rata-rata dijual dengan harga Rp13.000/kg. HET untuk beras premium di wilayah Kalimantan adalah Rp13.300/kg.
Selain itu, harga gula pasir juga terpantau di jual di bawah HET gula, yaitu Rp12.000/kg (HET gula Rp12.500/kg). Bawang merah Rp38.000/kg, bawang putih Rp31.000/kg, dan tepung terigu Rp9.000/kg. Mendag berharap stabilitas harga ini dapat membuat masyarakat menjalankan ibadah puasa dengan tenang, tidak perlu terjadi kepanikan
membeli.
Sementara itu, daging ayam terpantau di harga Rp42.000/kg. Untuk menekan harga ayam, Mendag Enggar mengatakan telah berkoordinasi dengan integrator untuk memasok daging ayam ke pasar. Hal ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga daging ayam.
Selain itu, daging sapi segar terpantau stabil dengan harga jual Rp120.000/kg. Namun, ada kenaikan permintaan untuk daging beku yang dijual dengan harga Rp80.000/kg. “Daging beku penjualannya meningkat. Ini salah satu cara untuk stabilisasi harga. Masyarakat
mendapatkan pilihan, dapat membeli daging segar atau daging beku,” kata Mendag Enggar.
Mengantisipasi hari raya yang semakin dekat, Kemendag terus mengintensifkan pantauan pasar ke sejumlah daerah di Indonesia hingga Lebaran nanti.
