Jembatan Layang Kunci Atasi Kemacetan di Kota Bandung
Pembangunan jalan layang di beberapa persimpangan di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung sudah mendesak. Pasalnya, mobilitas warga sering terhambat karena kemacetan. Hal tersebut disampaikan oleh Pengamat transportasi Institut Teknologi Bandung Sony Sulaksono Wibowo.
“Jalan layang penting untuk mengurai kemacetan di perlintasan sebidang seperti di jalan Soekarno-Hatta. Efektif atau tidak, bergantung jumlah kendaraan yang melintasnya tapi menurut saya, Bandung memang harus sudah menambah jalan layang,” ujar Sony.
Pada 1996, Kota Bandung direncanakan mempunyai lima jembatan layang. Jembatan-jembatan tersebut akan melingkar dan mengelilingi sebagian besar wilayah Kota Bandung. Namun hingga saat ini baru ada tiga jalan layang yang ada di Kota Bandung, yakni Pasopati, Antapani, dan Kiaracondong.
Berdasarkan skema tersebut, jembatan akan dibangun di sebelah utara di Jalan Suci dan di sebelah selatan berada di atas Jalan Soekarno-Hatta. Menurut Pemerintah Kodya Bandung kala itu, jembatan tersebut merupakan kebutuhan yang mendesak seiring dengan pertumbuhan penduduk yang semakin tinggi.
“Proyek ini sudah disetujui oleh pusat dan tinggal menunggu realisasinya. Bahkan untuk beberapa jembatan layang harus sudah dirintis mulai sekarang,” kata Kepala Bappeda Kodya Bandung Aam Hambal, dikutip dari Pikiran Rakyat.
