KAI Perbolehkan Masyarakat Berbuka Puasa di Perjalanan LRT Jabodebek

0
FOTO-10-Des_Penumpang-LRT-Jabodebek-1

Datangnya  bulan Ramadan 1445 H, KAI (Kereta Api Indonesia) telah menerapkan aturan khusus bagi pengguna LRT Jabodebek. Aturan tersebut mengizinkan pengguna untuk membatalkan puasa dengan makanan dan minuman ringan hingga satu jam setelah waktu berbuka puasa di dalam rangkaian LRT Jabodebek.

“Kebijakan ini merupakan bentuk toleransi kepada pengguna LRT Jabodebek yang sedang menjalankan ibadah puasa Ramadan. Kami ingin memberi kesempatan kepada pengguna untuk berbuka di tengah perjalanan menggunakan LRT Jabodebek,” ungkap Mahendro Trang Bawono, Manager Public Relations LRT Jabodebek.

Sementara aturan ini diberlakukan, petugas di dalam rangkaian LRT Jabodebek dan di stasiun juga turut memberikan informasi kepada para pengguna ketika waktu berbuka telah tiba. KAI juga mengingatkan agar pengguna tetap menjaga ketertiban, kebersihan, dan kenyamanan perjalanan dengan menghindari makanan yang berbau menyengat serta menyimpan sampah bekas makanan hingga sampai di stasiun tujuan.

Untuk menyemarakkan bulan Ramadan, KAI akan membagikan takjil gratis di beberapa stasiun LRT Jabodebek secara bergantian pada tanggal 15, 19, dan 22 Maret 2024. Tak hanya itu, fasilitas air minum gratis juga disediakan di 18 stasiun LRT Jabodebek untuk kenyamanan seluruh pengguna.

Meski bulan Ramadan, layanan operasional LRT Jabodebek tetap berjalan normal. KAI tetap mengoperasikan 308 perjalanan pada hari kerja dan 260 perjalanan pada akhir pekan, cuti bersama, serta hari libur nasional. Sejak awal bulan Maret, LRT Jabodebek telah melayani sebanyak 484.480 pengguna, dengan rata-rata harian mencapai 44 ribu pengguna. Dengan demikian, KAI terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, tak terkecuali selama bulan Ramadan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *