Kasus Virus Corona Meningkat, Pemerintah Akan Batasi Penerbangan ke 4 Negara

0
DSC_4850-1024x682

Merebaknya kasus virus corona di sejumlah negara, termasuk Indonesia, membuat Pemerintah berencana membatasi  penerbangan dari dan ke 4 negara yang kasusnya semakin meningkat. 4 negara itu yakni, Korea Selatan, Jepang, Italia dan Iran.

Rencana Pemerintah itu, disampaikan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi kepada sejumlah awak media di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/3/2020).

Menhub menjelaskan, alasan membatasi  penerbangan ke 4 negara tersebut dikarenakan menjadi episentrum baru virus corona di luar Tiongkok.  “Potensinya ada (membatasi penerbangan), Jadi baru empat negara itu yang dibahas,” kata Menhub.

Namunlebih detilnya,  pembahasan soal pembatasan ini akan dilakukan di rapat tingkat Menteri Koordinator. Pembahasan penting dilakukan karena ada sejumlah indikator yang harus kaji sebelum keputusan untuk membatasi penerbangan dilakukan. Namun, Menhub enggan menjelaskan indikator apa saja yang dimaksud.

“Nanti tanya sama Menteri Kesehatan (Terawan Agus Putranto) dan Menteri Luar Negeri (Retno Marsudi),” ujarnya.

Sebelumnya pada tanggal 5 Januari 2020, Pemerintah telah menghentikan sementara penerbangan dari dan ke Tiongkok. Keputusan cepat itu diambil mengingat Tingkok, tepatnya di provinsi Hubei menjadi tempat ditemukan virus tersebut hingga menelan korban jiwa sebanyak  2.800 orang.

Data dari CSSE per hari ini, Selasa (3/3/2020), menyebutkan jumlah yang meninggal akibat virus mematikan ini mencapai 3.117 orang yang berasal dari Provinsi Hubei, Provinsi lainnya di Tiongkok dan negara lain. Untuk kasus virus corona paling banyak ditemukan di Tiongkok daratan yang mencapai 80.151 kasus. Kasus terbesar lainnya berada di Korea Selatan (4.812), Italia (2.036), Iran (1.501), dan Jepang (274). Untuk pasien yang sembuh sebanyak 48.107 orang.

Di Indonesia sendiri, ditemukan dua WNI yang positif virus corona. Informasi ini diumumkan langsung oleh Presiden Jokowi, Senin kemarin, (2/3/2020) di beranda Istana Merdeka, Jakarta.

Warga yang terpapar virus itu, merupakan ibu (64)  dan anak 931) yang tinggal di kawasan Depok, Jawa Barat. Mereka terjangkit virus ini setelah berinteraksi dengan warga negara Jepang yang sedang menderita virus corona.

Pertemuan keduanya dengan warga Jepang terjadi saat acara pesta dansa.  Saat ini, ibu dan anak itu, sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Infeksi Sulianti Saroso.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *