Kazahkstan Ajak Indonesia Kembangkan Peluang Kerja Sama di Berbagai Bidang

0
Moeldoko-Dubes-Khazakstan-2

 

Hubungan bilateral Indonesia dan Kazakhstan semakin harmonis. Belum lama ini, Pemerintah Kazakhstan menawarkan kepada Indonesia untuk memperluas dan memperkuat peluang kerja sama. Penawaran ini disampaikan Duta Besar Kazakhstan untuk Indonesia Daniyar Sarekenov kepada Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Dr. Moeldoko menerima kedatangan di Gedung Bina Graha Jakarta, Selasa (2/3/2021). Kerjasama itu menyangkut bidang bidang perdagangan dan investasi, pertahanan hingga pariwisata.

Daniyar  menyebut dalam kerjasama ini, Indonesia akan semakin mudah melakukan ekspor. “Kami adalah negara leader di Asia Tengah yang berbatasan langsung dengan Rusia, China, Iran, dan Turki. Dengan peluang yang ada, Indonesia bisa mendapatkan kemudahan untuk kegiatan ekspor yang menuju Eropa,” tutur Daniyar.

Kepada Moeldoko, Daniyar menyampaikan lebih spesifik produk-produk apa saja yang akan dikerjasamakan, di antaranya adalah kulit untuk bahan sepatu. Selain itu ada juga gandum sebagai bahan dasar mie instan.

Tak sampai di situ, produksi alat pertahanan memiliki peluang yang besar untuk dikolaborasikan, seperti torpedo, armor vehicle hingga  senjata mesin. Sementara untuk sektor pariwisata, Indonesia dan Kazakhstan dikenal  sebagai negara yang memiliki mayoritas penduduk muslim. Dengan demikian wisata moeslem heritage sangat cocok untuk dikerjasamakan antar dua negara.

Di sisi lain, Daniyar juga bilang, sudah ada beberapa investor Kazakhstan yang menanamkan investasinya di Indonesia. Salah satunya di sektor micro finance. Selain itu, pemerintah Kazakhstan juga berminat untuk membawa investornya ke wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Sumbawa.

Dari beberapa peluang yang ada, Daniyar berharap, Indonesia bisa menjadi mitra dagang utama Kazakhstan seperti Malaysia. “Ini peluang bagi Indonesia untuk mencari pasar baru. Saya rasa Kazakhstan negara yang tepat untuk itu. Kami siap membuka dialog lebih lanjut untuk membuka kerja sama ini,” imbuh Daniyar.

Menanggapi pernyataan Daniyar, Moeldoko yang didampingi Deputi III Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Panutan S. Sulendrakusuma dan Tenaga Ahli Utama Kedeputian V KSP Siti Ruhaini Dzuhayatin menyambut baik penawaran kerja sama dari Kazakhstan. Bahkan Moeldoko siap mengkaji lebih jauh peluang-peluang kerja sama tersebut. 

“Kami perlu lebih memahami Kazakhstan baik dari sisi politik, ekonomi, budaya. Komunikasi harus kita bangun agar lebih dekat, sehingga semakin membuka peluang dari berbagai hal,” jelas Moeldoko.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *