Kebun Teh Tegalsari Tingkatkan Pendapatan Warga
Kebun teh banyak dijumpai di wilayah Desa Purwosari, Kecamatan Girimulyo. Terletak tersebar dengan luasan tidak sama di enam wilayah pedukuhan. Kebun teh di Purwosari tidak setenar di kebun teh Nglinggo dan Tritis di Kecamatan Samigaluh yang banyak dikunjungi wisatawan.
Sejumlah pemilik kebun teh di Desa Purwosari mengemukakan, kehadiran kebun teh di Kecamatan Girimulyo bersamaan dengan kebun teh di Kecamatan Samigaluh, yaitu adanya program Proyek Pengembangan Wilayah Khusus (P2WK) perkebunan teh rakyat pada tahun 1991 lalu. “Keberadaan kebun teh diharapkan mampu meningkatkan pendapatan petani. Namun sebagian kebun teh yang ada selama ini sudah tidak terawat lagi,” ujar F Sarimin, petani teh warga Tegalsari, Desa Purwosari.
Menurutnya, pada awal ada program pembuatan kebun teh, sesuai minat dan kepemilikan lahan petani, kebun teh di Desa Purwosari tersebar di Pedukuhan Tegalsari, Patihombo, Prangkokan, Sabrang Kidul, Gedung dan di Pedukuhan Wonosari. Luasan areal tanaman mencapai sekitar 47 hektare (ha). Setelah terjadi krisis ekonomi di 1998/ 1999, areal tanaman kebun teh menyusut. Tanaman tidak terawat karena harga jual pucuk daun teh rendah.
“Keinginan petani kebun teh bisa menjadi tujuan wisata seperti di Samigaluh. Kemudian petani bisa mengolah dan memasarkan pucuk daun teh sehingga pendapatan petani meningkat,” tuturnya.
Sarimin yang juga Ketua Kelompok Tani Teh Sari Mulyo mengatakan memiliki 16 anggota kelompok petani teh dengan kepemilikan luas kebun teh sekitar 15,3 ha. Sekitar enam anggotanya yang tanamannya masih produktif.
“Sebenarnya tanam teh menguntungkan. Pengalaman dari kebun teh seluas 3.500 meter persegi, pendapatan dalam sembilan bulan sekitar Rp 9,3 juta,” ujarnya.
Kepala Bidang Perkebunan, Dinas Pertanian dan Pangan (PP) Kulonprogo, Widi Astuti mengatakan berupaya mempertahankan potensi kebun teh di Kulonprogo. Sejak tahun 2009 lalu telah ditempuh dengan memberikan bantuan intensif harga pucuk daun teh sekitar Rp 250 perkilogram, memberikan bantuan pupuk, bantuan bibit untuk peremajaan dan sarana prasarana pengolahan pucuk daun teh. Luasan kebun teh mencapai sekitar 136,5 ha yang ada di Kecamatan Samigaluh sekitar 100,3 ha dan di Kecamatan Girimulyo sekitar 36,2 ha.
