Kemenkum DK Jakarta Siap Kawal Kekayaan Intelektual Perguruan Tinggi

0

Kemenkum DK Jakarta Menggandeng 113 Perguruan Tinggi untuk Mendorong Komersialisasi Riset Mahasiswa ke Dunia Industri.

Sumber Foto: Dokumentasi Acara Eksplorasi Desain Industri Kampus: “Memetakan Inovasi Lokal untuk Kebutuhan Nasional”
di Aula A Kantor Wilayah Kemenkum DK Jakarta, Jumat (22/5/2026).

Jakarta, El John News – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Daerah Khusus Jakarta (Kemenkum DK Jakarta) mengambil langkah nyata untuk terus menjembatani karya anak bangsa agar mampu menembus dunia industri.

Kepala Kanwil Kemenkum DK Jakarta, Baroto, menegaskan komitmennya untuk memperkuat ekosistem inovasi di kampus. Melalui program Sentra Kekayaan Intelektual (KI), negara hadir memberikan dukungan nyata bagi para inovator muda di lingkungan perguruan tinggi.

Kepala Kanwil Kemenkum DK Jakarta, Baroto, saat memaparkan program Inovasi Kampus untuk desain industri
Kepala Kanwil Kemenkum DK Jakarta, Baroto dalam Acara Inventarisasi Desain Industri bertajuk “Eksplorasi Desain Industri Kampus: Memetakan Inovasi Lokal untuk Kebutuhan Nasional” di Aula A Kantor Wilayah Kemenkum DK Jakarta, Jumat (22/5/2026).
(Sumber Foto: Kemenkum DK Jakarta)

Saat ini, Kanwil Kemenkum DK Jakarta telah menggandeng 113 perguruan tinggi di Jakarta untuk memberikan pendampingan secara menyeluruh. Kolaborasi tersebut tidak hanya sebatas pendaftaran, melainkan dimulai dari tahap konsultasi awal hingga pembinaan pasca-pendaftaran. Harapannya, para inovator kampus dapat benar-benar merasakan manfaat ekonomi dari komersialisasi produk yang mereka ciptakan.

Komitmen ini disampaikan dalam kegiatan Inventarisasi Desain Industri bertajuk “Eksplorasi Desain Industri Kampus: Memetakan Inovasi Lokal untuk Kebutuhan Nasional” yang digelar di Aula A Kantor Wilayah Kemenkum DK Jakarta, pada Jumat (22/5/2026).

Dimana, acara strategis ini menjadi ruang temu bagi jajaran pimpinan Kanwil Kemenkum DK Jakarta, Direktorat Hak Cipta dan Desain Industri DJKI, LLDIKTI Wilayah III, hingga perwakilan perguruan tinggi di wilayah DKI Jakarta. Sebuah langkah penting untuk memetakan sekaligus mengoptimalkan potensi inovasi akademik agar mampu menjawab kebutuhan pasar dan industri nasional.

Melalui program Sentra Kekayaan Intelektual (KI), negara hadir memberikan dukungan nyata bagi para inovator muda di lingkungan perguruan tinggi.

Sementara itu, dalam laporannya, Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Zulfahmi, menyoroti betapa besarnya potensi perguruan tinggi dalam melahirkan riset inovatif. Sayangnya, kekayaan gagasan tersebut selama ini belum terpetakan dengan optimal untuk menjawab kebutuhan industri sesungguhnya.

Pandangan ini diperkuat oleh Dosen Desain Produk Universitas Agung Podomoro, Aloysius Baskoro Junianto, yang hadir sebagai narasumber. Dipandu oleh moderator Dian Erviana, Aloysius mengulas betapa pentingnya pelindungan desain industri di lingkungan kampus. Selain mengamankan karya dari ancaman plagiarisme, perlindungan ini menjadi langkah awal untuk mendukung hilirisasi riset sekaligus mendongkrak portofolio institusi pendidikan. Ia mengingatkan bahwa sebelum masuk ke tahap pelindungan hukum dan komersialisasi, sebuah karya harus dipastikan orisinalitasnya, memiliki dokumentasi desain yang rapi, serta tak lepas dari pemahaman aspek sosio-kultural dan ergonomi.

Langkah awal ini membuahkan hasil positif. Para peserta yang mewakili perguruan tinggi semakin memiliki pemahaman yang jauh lebih matang terkait alur pendaftaran dan penentuan jenis kekayaan intelektual yang pas untuk produk mereka.

Peserta Acara Eksplorasi Desain Industri Kampus: “Memetakan Inovasi Lokal untuk Kebutuhan Nasional”
di Aula A Kantor Wilayah Kemenkum DK Jakarta, pada Jumat (22/5/2026).
(Sumber Foto: Kemenkum DK Jakarta).

Ke depannya, Kanwil Kemenkum DK Jakarta memastikan program ini akan berjalan berkelanjutan. Sebagai gebrakan selanjutnya, Kemenkum bersiap merancang sebuah forum kolaboratif yang mempertemukan unsur Triple Helix—yakni Perguruan Tinggi, Pemerintah, dan Sektor Industri. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan menjadi kunci sukses agar karya-karya kreatif mahasiswa Jakarta tidak hanya menjadi prototipe, tetapi melenggang sukses sebagai produk unggulan di dunia industri.

El John News – Dukung terus karya anak bangsa melangkah ke panggung dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *