Kemenpar Promosi Destinasi Toba di Makassar

0
07122018_danau

Sejalan dengan potensi, peluang dan prospek yang luar biasa sektor Pariwisata, Pemerintah Kabinet Kerja Jokowi – JK, mengambil kebijakan strategis untuk memberikan perhatian khusus dan lebih besar terhadap sektor pariwisata.

Hal itu dilakukan agar tumbuh dan berkembang pesat serta mampu menjadi pilar utama pembangunan perekonomian nasional melalui sumbangan devisa bagi negara.

Melalui perhatian dan dukungan pengembangan tersebut diharapkan kepariwisataan nasional akan memiliki kesiapan dan daya saing yang lebih tinggi untuk menangkap peluang dan dinamika industri pariwisata dunia yang semakin prospektif, dan secara khusus terkait tren peningkatan pergerakan wisatawan internasional ke kawasan Asia Pasifik dan khususnya kawasan ASEAN.

Dengan mendasarkan perkembangan di tataran global, serta potensi dan peluang yang dimiliki Indonesia sebagai destinasi pariwisata, maka Pemerintah menetapkan target kunjungan wisman sebesar 20 juta di tahun 2019 dan wisnus sebasar 275 juta perjalanan wisnus di tahun 2019, maupun kontribusi pada PDB nasional sebesar 15 % dan kontribusi devisa sebesar Rp. 280 Trilliun di tahun 2019.

Upaya serius yang dilakukan Pemerintah menunjukkan hasil yang menggembirakan dari tahun ke tahun ditandai dengan pencapaian target-target kunjungan tersebut, baik dari jumlah dan pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia maupun juga peningkatan pergerakan perjalanan wisatawan nusantara.

Pasar Wisatawan Nusantara perlu terus didorong pertumbuhannya untuk meningkatkan perjalanan lintas provinsi ataupun antara pulau. Hal ini masih menjadi tantangan besar dalam pengembangan pasar wisatawan nusantara yang saat ini masih didominasi perjalanan internal (di dalam wilayah provinsi).

Sebagai upaya untuk mendorong akselerasi pengembangan pariwisata nasional, Kementerian Pariwisata telah mencanangkan pengembangan 10 destinasi prioritas sebagai “Bali Baru” yang diharapkan akan dapat meningkatkan daya tarik dan daya saing pariwisata nasional dan meningkatkan perjalanan wisataan nusantara maupun mancanegara.

Menurut Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Bapak Arief Yahya, “Kegiatan Sales Mission Danau Toba di Indonesia, merupakan bukti keseriusan Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata yang didukung oleh segenap pelaku industri pariwisata (PHRI maupun ASITA) untuk terus mendorong perkembangan kepariwisataan di Sumatera Utara dan khususnya Destinasi Danau Toba sebagai destinasi pariwisata strategis nasional”.

Kegiatan Sales Mission ini, lanjut beliau, “merupakan salah satu bentuk upaya promosi yang efektif dalam meningkatkan awareness masyarakat Indonesia terhadap destinasi-destinasi pariwisata strategis nasional, maupun upaya pemasaran tertarget baik melalui format business to business (B2B) maupun business to consumer (B2C) yang mempertemukan secara langsung antara sellers dan buyers dan berorientasi pada pencapaian penjualan (selling)”.

Selain menyediakan wadah pertemuan bisnis bagi kalangan industri pariwisata melalui forum table top, acara Sales Mission ini juga akan diisi dengan acara pendukung, antara lain : pojok mewarnai bagi anak- anak, cooking class makanan khas Sumatera Utara, Direct Selling di Trans Studio Mall Makassar mulai dari tanggal 7-9 Desember 2018.

Sebagai acara puncak, Sales Mission Danau Toba di Indonesia – Makassar akan menghadirkan artis nasional yang berasal dari Sumatera Utara, Ihsan Tarore, untuk menghibur pengunjung dan masyarakat luas. Acara ini akan berlangsung pada hari Minggu, 9 Desember 2018 mulai pukul 20.00 WIB di panggung utama di Main Atrium Trans Studio Mall Makassar.

Dengan penyelenggaraan Sales Mission Danau Toba di Indonesia – Makassar, diharapkan Brand positioning Danau Toba dapat semakin menguat dan dikenal luas masyarakat sebagai salah satu Destinasi Prioritas di Indonesia, dan mampu menggerakkan motivasi perjalanan wisatawan dari berbagai daerah ke Destinasi Toba, Sumatera Utara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *