PageantsTourism

Kepada Finalis PPI 2020, DR. Andy Bong Berikan Pembekalan Soal Pesaing Indonesia di Sektor Pariwisata

Mengetahui siapa pesaing kita dalam sebuah kompetisi menjadi penting untuk mengukur sejauh mana kemampuan kita agar dapat bersaing, termasuk  dalam dunia pariwisata. Hal tersebut disampaikan Dosen dan praktisi senior DR. Andy Kurniawan Bong, BE, MBA saat memberikan pembekalan kepada para finalis Putri Pariwisata Indonesia 2020 di karantina virtual terkahir, Rabu (11/11/2020).

Andy menjelaskan untuk mengetahui siapa pesaing Indonesia di sektor pariwisata,  tidak perlu melihat jauh hingga ke benua lain. Justru yang harus di lihat negara terdekat,  yang berada di wilayah yang sama yakni Asia Tenggara.

“Kalau kita mencari persaingan cari yang sama kelasnya, jangan mencari satu negara yang wilayahnya jauh dari Indonesia sehingga persaingannya tidak mendekati. Yang mendekati ke Indonesia yang sama-sama di Asia Tenggara itu siapa gitu. Yang satu jalur dari atas ke bawah, lihat peta. Nah jadi yang mendekati untuk pesaing Indonesia adalah Thailand,” kata DR. Andy.

Andy mengatakan, tak hanya dilihat siapa pesaing kita, harus dilakukan penelurusan apa saja yang sudah diraih negara tersebut dalam mengembangkan sektor pariwisatanya. Jika itu dilakukan, dapat diketahui strategi apa yang harus dilakukan agar dapat melompat jauh.

“Kompetitor Indonesia adalah Thailand di mana tahun 2019, Thailand mendapat wisatawan lebih dari 4 juta dengan pemasukan mendekati 60 juta US Dollar atau sudah mencapai 11 persen dari PDB-nya,” ujar DR. Andy yang juga sebagai penulis seniOR majalah EL JOHN MAGZ dan TRAVEL CLUB ini.

Strategi yang dilakukan pun, tidak dapat dikerjakan sendiri harus ada kolaborasi antara stakeholder, pasalnya mengembangkan pariwisata bukan pekerjaan individual semata butuh kerja sama yang solid.

“Sebagai Putri Pariwisata Indonesia kalian tidak mampu melakukan itu sendirian kalian perlu bekerjasama dengan stakeholder. Stakeholder itu adalah pihak-pihak yang berkepentingan dengan pariwisata Indonesia. Kita bicara pariwisata sehingga stakeholder disini adalah stakeholder pariwisata yaitu ada pemerintah, swasta, LSM, juga generasi muda masyarakat Indonesia dan caranya bagaimana ketahui, kenali dan kembangkan,” ungkap DR. Andy.

Selain itu, menurut DR. Andy promosi yang tidak boleh dilupakan adalah promosi. Promosi harus digencarkan agar dunia mengetahui keunggulan destinasi yang ada di Indonesia.

“Seluruh stake holder baik pemerintah, swasta, LSM dan generasi muda lainnya untuk meningkatkan promosi dan pelayanan pariwisata dan budaya Indonesia dengan cara didata,” tutur DR. Andy.

 

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close