DestinationTourism

Kepala DKUKMPP Kota Cirebon: Mall UKM sebagai Media Promosikan UMKM

Mall UKM Kota Cirebon menjadi tempat bagi para pelaku usaha untuk memasarkan produk-produk mereka, menciptakan kesempatan untuk meningkatkan visibilitas dan meningkatkan penjualan.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon Iing Daiman menjelaskan, Mall UKM merupakan kepanjangan dari Melayani Anda Lewat Layanan UKM. Mall UKM diresmikan oleh Wali Kota Cirebon Nashrudin Azis pada 12 Desember 2022. Mall UKM berlokasi di jalan DR. Cipto Mangunkusumo No. 20, Pekiringan, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Jawa Barat.

“Jadi di kantor kami ada ruangan yang seperti toko oleh-oleh itu produk UMKM di wilayah Cirebon, dan ini merupakan salah satu media untuk promosi UMKM tidak hanya Kota Cirebon, tapi wilayah tiga Cirebon,” ucap Iing saat diwawancarai tim El John Media di Keraton Kacirebonan, Sabtu (18/5/2024).

Iing menjelaskan, Mall UKM sebelumnya adalah Galeri IKM yang kemudian di re-branding menjadi tempat oleh-oleh pusat dengan menghadirkan produk UMKM.

Di Mall UKM memiliki berbagai fasilitas, seperti Digi Corner untuk pelatihan foto produk, ruang workshop, hingga ruang podcast.

“Kami punya ruangan di sana 16×16 meter, dan para pelaku UMKM tidak perlu sewa tempat, jadi konsinyasi sifatnya. Berikutnya kami lakukan kurasinya dari sisi perizinannya, ada PIRT-nya, sudah punya sertifikat halal, BPOM karena bagian tugas kami membina para pelaku UMKM. Jadi di Mall UKM kami mendisplay produk mereka di samping kami juga melatih karena ingin kualitas UMKM tidak hanya kualitas produk, tapi kualitas SDM-nya juga,” jelasnya.

Iing menjelaskan, pihaknya mempunyai berbagai program lain, seperti Mall UKM Klemprakan yang merupakan bazaar kebutuhan pokok masyarakat yang selama eskalasi harganya cukup tinggi.

“Jadi kami dua minggu sekali menggelar bazaar kebutuhan pokok masyarakat di depan Mall UKM, dan beberapa program lainnya tentunya bagian dari retail untuk meningkatkan kinerja UMKM yang ada di Kota Cirebon ini,” katanya.

Sementara itu, Iing Daiman melakukan pertemuan dan diskusi bersama Ketua Umum Yayasan El John Indonesia, Martinus Johnnie Sugiarto; Sultan Kacirebonan, Abdul Gani Natadiningrat, S.E.; dan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Cirebon, Agus Sukmanjaya seputar potensi pariwisata dan ekonomi kreatif di Cirebon.

Dengan adanya pertemuan ini, Iing berharap dapat bersinergi untuk memajukan UMKM setempat dapat dikenal secara lebih luas di kalangan masyarakat.

“Karena bagaimanapun juga produk-produk UMKM kami mulai dari fashion, craft, terus kuliner juga sangat lengkap dan mudah-mudahan dengan kehadiran Pak Johnnie bisa berkolaborasi. Misalnya contoh fashion show menggunakan produk UMKM kami yang dari ecoprint, ketika ada aksesori pakai handycraft yang produk UMKM kami, ketika kuliner juga ada produk-produk hasil UMKM kami. Ini bagian dari ikhtiar kita untuk bersinergi, berkolaborasi meningkatkan UMKM yang ada di Kota Cirebon,” harapnya.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button